Tuan Guru : Gubernur Yang Hafal Al-Qur’an

Siapa bilang Penghafal Al-Qur’an hanya menjadi Guru Ngaji atau Kyai? Ini adalah bukti kongkretnya. Hafidz Al-Qur’an juga bisa berkontribusi lebih untuk masyarakat. Bagi Tuan Guru H Muhammad Zainal Majdi MA yang juga Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), membaca dan berusaha menghafal Alquran penting sekali.

Menurutnya, untuk memahami tuntunan Nabi Muhammad SAW terkait dengan Alquran, maka menghafal Alquran termasuk bagian dari pengkhidmatan (berkhidmat) kepada Alquran.

”Jadi, jangan sampai menghafal ayat-ayat Alquran hanyalah sekadar iseng-iseng saja,” paparnya. Tuan Guru yang hingga kini masih melanjutkan pendidikan program doktoral pada Universitas Al Azhar Mesir itu telah menghafal Alquran sejak nyantri di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan di Lombok Timur, kurang lebih selama enam tahun yakni selama menempuh pendidikan Tsanawiyah hingga Muallimin.

”Sesungguhnya tidak sulit menghafal Alquran itu. Kalau pun ada, itu terjadi pada muraja’ah (mengulang) atau istirja’ (mengembalikan memori),” jelasnya.

Tuan Guru meraih gelar doktor dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ia berhasil melalui ujian di Universitas Al Azhar dalam bidang tahfiz Alquran sebanyak 12 juz.

Ia mengakui, yang paling sulit  adalah pada ujian lisan, karena harus langsung menjawab dan hampir tidak ada waktu untuk berpikir.

Kapan Tuan Guru menghafal Alquran disela – sela kesibukkannya memimpin rakyat Nusa Tenggara Barat?”

”Selain ba’da shalat, saya sering memilih waktu di kendaraan dalam perjalanan ke berbagai daerah untuk menghafal Alquran mengikuti tilawah dari beberapa qori seperti Hudzaifi dan Abdul Basith.”

“Khoirunnas anfa’uhum linnas, Khoirunnas man ta’alamal qur’an wa ‘amalahu.”

Sebaik – baiknya manusia adalah yang memberi kontribusi untuk masyarakat. Sebaik – baiknya manusia adalah seseorang yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya.

Wallahu a’lam.

Sumber : republika.co.id (25 08 2012)

 

Comments
One Response to “Tuan Guru : Gubernur Yang Hafal Al-Qur’an”
  1. saifurroyya mengatakan:

    Contoh teladan bagi generasi-generasi Qur’ani.

Leave A Comment