Menu Utama
Terbaru
Statistics
Anggota: 4
Berita: 62
Link Web: 5
Profil
Ditulis Oleh ar-risalah   
Monday, 05 March 2007
 

1. PENDIDIKAN ALQURAN

  Di bawah naungan Lembaga Pendidikan Alquran Pondok Pesantren Salafiy Terpadu Ar-Risalah, waktu pelaksanaan dilakukan pada waktu pagi setelah salat Shubuh (05.00–06.30 WIB). Pendidikan Alquran terdiri dari 3 tingkatan meliputi Ibtidaiyyah, Tsanawiyyah dan Aliyyah. Untuk tingkat Ibtidaiyyah sebagai tingkat pemula dengan materi pelajaran Tilawati dan hafalan Juz ‘Amma, Surat Al-Waqi’ah, Surat-Yasin, Surat Al-Mulk, Surat Assajdah, Surat Ad-Dukhon, Surat Al-Kahfi dan penambahan ilmu Tajwid dan masalah ‘ubudiyyah.

  Untuk tingkatan Tsanawiyah yakni Alquran Binnazhor 30 Juz serta pemahaman bacaan– bacaan ghorib yang ada didalam Alquran. Dan Untuk tingakat Aliyah yakni Tahfidzil Quran serta pendidikan Ulumul Quran. Pendidikan Alquran menggunakan standart Tajwid Rosm ‘Utsmaniy dengan buku pegangan standar pondok pesantren Ar-Risalah. Pengajaran dilakukan dengan sistem sorogan dan tadarusan. Setiap santri secara rutin mengkhatamkan Alquran setiap dua bulan sekali untuk tingkat Binnazhor dan satu bulan sekali untuk tingkat Bil Ghoib. Dan pada setiap hari Senin dan Kamis diadakan pengajaran Pengenalan Fasholatan untuk semua tingkatan. Bagi santri baru yang belum mampu membaca Alquran dikelompokkan dan dikelola dalam kelas I’dadiyah ( persiapan ) dengan materi Tilawati , Juz ‘Amma, Surat Al Mulk, surat Al Waqi’ah dan surat Yazin serta Ilmu Tajwid selanjutnya memasuki jenjang sesuai dengan kemampuannya. 

2. PENDIDIKAN DINIYYAH

  Pendidikan agama dengan referensi Kutubussalafiy dikelola di bawah naungan Lembaga Pendidikan Diniyyah. Meliputi tingkat Iibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah. Pendidikan Diniyah dilakukan pada pukul 14.30-17.30 WIB. Bimbingan belajar Diniyah dilakukan di malam hari pada pukul 18.30-19.30 WIB dengan sistem belajar kelompok yang dipandu oleh sebagian santri yang memiliki kemampuan pemahaman yang baik dengan tetap dalam pantauan seorang Ustadz .Kegiatan belajar menekankan kemampuan siswa untuk belajar dengan aktif dan menjalankan sistem diskusi serta musyawarah. Kurikulum pendidikan menyesuaikan Pondok Pesantren dengan mengikuti standar pondok Lirboyo. Kurikulum pendidikan tersebut meliputi ilmu Tauhid, Hadits, Alquran, Fiqih, Akhlaq, Nahwu Shorof, Balagoh, dan ilmu Mantiq. Kitab yang menjadi pegangan adalah kitab karangan para Ulama Salaf, disertai dengan referensi dari berbagai kitab karangan para intelektual modern. Sebagai media pemahaman Kitab Salafiy, disediakan perpustakan dan pembelajaran komputerisasi kutubussalafiy.

 Untuk meningkatkan kemampuan penguasaan kitab kuning, dibentuk kelompok kajian kitab kuning yang diselenggarakan setiap malam Jumat yang dikelola oleh lembaga ekstrakurikuler. Santri yang telah mampu membaca dengan baik berusaha memecahkan permasalahan yang diberikan oleh guru pembimbing dan dimusyawarohkan dengan santri-santri yang lain dalam forum kajian kitab kuning. Santri-santri dibina dengan praktik Amaliah Ubudiyah sebagai penguasaan pemahaman kitab kuning dalam kehidupan di masyarakat. Aktivitas santri di bawah penguasaan pengurus pondok selalu dicerminkan pada pembentukan jiwa Akhlakul Karimah. Sebagai wujud kesuksesan pada lembaga Diniyah ini , Pada Tahun 2006, turut menorehkan prestasi yang patut untuk di banggakan, yakni dengan sukses mengantarkan lima delegasi dalam Musabaqoh Qiroatil Kutub tingkat Nasional tahun 2006. Disamping itu, keberhasilan pada MQK Nasional tersebut dapat dijadikan sebuah motivasi pada lembaga Diniyah ini, untuk bisa menjadi lebih baik di tahun yang akan datang. Pondok Pesantren Salafiy Terpadu Ar-Risalah menerapkan kedisiplinan yang ketat dengan memanfaatkan waktu sepenuhnya untuk pembinaan santri, selalu bersahabat dengan ilmu, menekuni dan menjadikannya sesuatu yang dirasa sangat berharga.