Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0
SahihHR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
Teks Arab
عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ المؤْمنينَ رَضيَ اللهُ عنها: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا خَرَجَ مِنَ الغَائِطِ قَالَ: «غُفْرَانَكَ».
Terjemahan
Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, Nabi ﷺ ketika keluar dari kamar kecil senantiasa membaca, "Gufrānaka (Ya Allah, aku memohon ampunan-Mu)."
Penjelasan
Nabi ﷺ setelah keluar dari kamar kecil untuk menunaikan hajat biasa membaca: Gufrānaka (Aku memohon ampunan-Mu, ya Allah).
Pelajaran
- 1- Anjuran membaca doa "Gufrānaka" setelah keluar dari tempat buang hajat.
- 2- Nabi ﷺ memohon ampun kepada Tuhannya di semua keadaan.
- 3- Konon, hikmah memohon ampun setelah buang hajat adalah karena lalai mensyukuri nikmat Allah yang banyak, di antaranya dimudahkan keluarnya kotoran, dan aku memohon ampunan-Mu karena lalai dari mengingat-Mu sewaktu buang hajat.
Penjelasan: العربية
كانَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم إذا خَرَجَ مِن قَضاء حاجتِه مِن الغائط قال: أسألُك (غُفرانَك) يا الله.
- استحباب قول: "غُفرانَك" بعد الخروج من مَحلِّ قضاء الحاجة.
- استغفار النبيِّ صلى الله عليه وسلم لربّه في جميع الأحوال.
- قيل في سبب طلب المغفرة بعد قضاء الحاجة: من التقصير في شكر نعم الله الكثيرة ومنها تيسير خروج ما يؤذي، وأطلب مغفرتَك أن انشغلت عن ذكرِك وقت قضاء الحاجة.