Ar-Risalah
Hadis

Sungguh, Allah itu lebih sayang kepada hamba-Nya melebihi sayangnya perempuan ini kepada anaknya

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihMuttafaq 'alaih

Teks Arab

عَنْ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: قَدِمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْيٌ، فَإِذَا امْرَأَةٌ مِنَ السَّبْيِ قَدْ تَحْلُبُ ثَدْيَهَا تَسْقِي، إِذَا وَجَدَتْ صَبِيًّا فِي السَّبْيِ أَخَذَتْهُ، فَأَلْصَقَتْهُ بِبَطْنِهَا وَأَرْضَعَتْهُ، فَقَالَ لَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَتُرَوْنَ هَذِهِ طَارِحَةً وَلَدَهَا فِي النَّارِ؟» قُلْنَا: لاَ، وَهِيَ تَقْدِرُ عَلَى أَلَّا تَطْرَحَهُ، فَقَالَ: «لَلَّهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ هَذِهِ بِوَلَدِهَا».

Terjemahan

Umar bin al-Khaṭṭāb -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Pernah ada sekelompok tawanan datang kepada Nabi ﷺ. Ternyata dalam tawanan itu ada seorang wanita yang memerah asinya untuk diberikan minum. Bila dia menemukan anak kecil dalam rombongan tawanan tersebut, dia mengambil dan mendekapnya di perutnya lalu menyusuinya. Lantas Nabi ﷺ bersabda, "Menurut kalian, apakah wanita ini tega melemparkan anaknya ke dalam api?" Kami menjawab, "Tidak mungkin, selama ia mampu tidak membuangnya." Beliau bersabda, "Sungguh, Allah itu lebih sayang kepada hamba-Nya melebihi sayangnya perempuan ini kepada anaknya."

Penjelasan

Nabi ﷺ pernah dibawakan tawanan dari kabilah Hawāzin. Di antara mereka terdapat seorang wanita yang sedang mencari bayinya. Bila menemukan anak kecil, ia mengambilnya dan menyusuinya karena terganggu dengan asi yang penuh di payudaranya. Ia pun menemukan anaknya di antara rombongan tawanan, lalu ia mengambilnya, mendekapnya ke perutnya dan menyusuinya. Nabi ﷺ lantas bersabda kepada sahabat-sahabatnya, "Menurut kalian, apakah wanita ini tega melemparkan anaknya ke dalam api?" Kami menjawab, "Ia tidak mungkin mau melemparkan anaknya secara sukarela." Beliau bersabda, "Allah lebih sayang kepada hamba-Nya yang beriman daripada kasih sayang wanita itu kepada anaknya."

Pelajaran

  • 1- Kasih sayang Allah yang luas kepada hamba-hamba-Nya. Dia menginginkan agar mereka meraih kebaikan dan surga serta selamat dari neraka.
  • 2- Mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa dan mengaitkannya dengan pengarahan dan pengajaran.
  • 3- Orang beriman seharusnya berbaik sangka kepada Allah dan tidak putus asa disertai takwa kepada Allah dan istikamah di atas agama-Nya karena Allah memiliki kasih sayang yang luas.
Penjelasan: العربية

جيء للنبي صلى الله عليه وسلم بأسرى من هَوَازِن، فإذا منهم امرأة تبحث عن صبيها، فإذا وجدت صبيًّا أخذته فأرضعته لتضررها باجتماع اللبن في ثديها، فوجدت ولدها في الأسرى فأخذته، فألصقته ببطنها وأرضعته، فقال النبي صلى الله عليه وسلم لأصحابه: أتظنون هذه طارحة ولدها في النار؟ قلنا: لا تطرحه طائعة أبدًا. فقال: فالله أرحم بعباده المسلمين من هذه بولدها.

  • رحمة الله الواسعة بعباده، وأنه يريد لهم الخير والجنة، والنجاة من النار.
  • الاستفادة من الحوادث وربطها في التوجيه والتعليم.
  • ينبغي للمؤمن أن يكون حسنَ الظن بالله، ولا ييأس مع تقوى الله والاستقامة على دينه، فإنه سبحانه ذو الرحمة الواسعة.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya