Ar-Risalah
Hadis

Gambaran sebagian nikmat dan siksa kubur.

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

Hadis hasanDiriwayatkan oleh Tirmiżi

Teks Arab

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إذا قُبِر الميت -أو قال: أحدكم- أتاه ملكان أسودان أزرقان، يقال لأحدهما: المُنكَر، وللآخر: النَّكِير، فيقولان: ما كنتَ تقول في هذا الرجل؟ فيقول: ما كان يقول: هو عبد الله ورسوله، أشهد أن لا إله إلا الله، وأن محمدا عبده ورسوله، فيقولان: قد كنا نعلم أنك تقول هذا، ثم يُفْسَح له في قبره سبعون ذِراعا في سبعين، ثم يُنَوَّر له فيه، ثم يقال له: نم، فيقول: أرجع إلى أهلي فأخبرهم، فيقولان: نم كنومة العروس الذي لا يوقِظه إلا أحب أهله إليه، حتى يبعثه الله من مَضْجعه ذلك، وإن كان منافقا قال: سمعتُ الناس يقولون، فقلت مثله، لا أدري، فيقولان: قد كنا نعلم أنك تقول ذلك، فيقال للأرض: التَئِمي عليه، فتَلْتَئِم عليه، فتختلف فيها أضلاعه، فلا يزال فيها مُعذَّبا حتى يبعثه الله من مَضْجعه ذلك.

Terjemahan

Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Apabila mayat atau salah seorang dari kalian telah dikubur, dua malaikat hitam kebiru-biruan datang. Salah satu dari keduanya bernama Munkar, dan yang lain Nakir. Keduanya bertanya kepada mayat, "Apa yang engkau katakan tentang orang ini (yakni Rasulullah)?" Ia pun menyatakan yang dahulu ia katakan, "Dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang benar selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya." Keduanya berkata, "Sungguh kami telah mengetahui bahwa engkau mengatakan demikian." Kemudian diluaskanlah kuburnya seluas 70 hasta kali 70 hasta. Kemudian ia diterangi di dalamnya. Kemudian dikatakan kepadanya, "Tidurlah." Ia (mayat) berkata, "Bolehkah aku pulang pada keluargaku untuk mengabari mereka?" Keduanya berkata, "Tidurlah seperti tidurnya pengantin yang tidak dibangunkan selain oleh keluarganya yang paling ia cintai." Sampai Allah membangkitkannya dari tidurnya tersebut. Adapun jika mayat itu orang munafik, ia akan menjawab, "Aku mendengar orang-orang mengatakan sesuatu sehingga aku berkata yang seperti itu, aku tidak tahu." Keduanya berkata, "Sungguh kami telah mengetahui bahwa kamu akan mengucapkan demikian." Lantas dikatakan kepada bumi, "Himpitlah ia." Bumi pun menghimpitnya hingga tulang-tulang rusuknya saling bersimpangan. Ia terus disiksa di dalamnya sampai Allah membangkitkannya dari pembaringan tersebut."

Penjelasan

Apabila mayat telah dikubur, dua malaikat hitam kebiru-biruan mendatanginya. Nama salah satu dari keduanya adalah Munkar, dan nama yang satunya Nakir. Keduanya menanyainya, "Apa yang engkau katakan tentang orang ini?" Maksudnya adalah Nabi -'alaihi aṣ-ṣalātu wa as-salām-. Ia menjawab, "Beliau adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Aku bersaksi bahwa tiada Ilah yang benar selain Allah dan bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya." Keduanya berkata, "Sungguh kami telah mengetahui bahwa engkau berkata demikian." Kemudian kuburnya diperluas 70 hasta kali 70 hasta. Kemudian ia diberi cahaya di dalam kuburnya. Selanjutnya dikatakan pada orang ini, "Tidurlah." Ia berkata, "Aku ingin pulang ke keluargaku untuk memberitahu mereka bahwa keadaanku baik-baik saja, agar mereka bahagia dan tidak bersedih karena kepergianku." Kedua malaikat itu berkata padanya, "Tidurlah seperti tidurnya pengantin yang tidak dibangunkan kecuali oleh keluarganya yang paling ia cintai." Lantas orang itu tidur nyenyak sampai Allah membangkitkannya di hari kiamat. Adapun jika mayat tersebut orang munafik, ia akan menjawab, "Aku mendengar orang-orang mengatakan suatu ucapan, yakni bahwa Muhammad utusan Allah, lalu aku ikut mengucapkan seperti perkataan mereka. Aku tidak tahu ia benar-benar Nabi atau bukan." Kedua malaikat itu berkata, "Sungguh kami telah mengetahui bahwa kamu akan berkata demikian." Lalu dikatakan kepada bumi, "Berkumpul dan himpitlah orang ini, serta persempitlah ia." Maka bagian-bagian bumi menghimpitnya hingga tulang-tulang rusuknya bergeser dari kondisi normal akibat himpitan yang keras dan tekanan yang kuat. Lalu organ-organnya tertekan dan kedua lambungnya bersilangan dari satu sisi ke sisi lain. Ia terus disiksa dalam kondisi ini sampai Allah -'Azza wa Jalla- membangkitkannya di hari kiamat.

Penjelasan: العربية

إذا دُفن الميت أتاه ملكان أسودان أزرقان، اسم أحدهما: المنكر، والآخر: النكير، فيقولان له: ما كنت تقول في هذا الرجل؟ يريدان النبي -عليه الصلاة والسلام-، فيقول: هو عبد الله ورسوله، أشهد أن لا إله إلا الله، وأن محمدا عبده ورسوله، فيقولان: قد كنا نعلم أنك تقول هذا؟ ثم يوسع له في قبره سبعون ذراعا في سبعين ذراعا، ثم ينوَّر له في قبره، ثم يقال له: نم. فيقول: أريد الرجوع إلى أهلي، فأخبرهم بأن حالي طيب؛ فيفرحوا بذلك ولا يحزنوا عليَّ. فيقولان له: نم كنومة العروس الذي لا يوقظه من نومه إلا أحب أهله إليه، فينام نومًا طيبا حتى يبعثه الله يوم القيامة، وإن كان منافقا قال: سمعتُ الناس يقولون قولا، وهو أن محمدا رسول الله، فقلت مثل قولهم، ولا أدري أنه نبي في الحقيقة أم لا، فيقولان: قد كنا نعلم أنك تقول ذلك، فيقال للأرض: انضمي واجتمعي عليه وضيقي عليه، فتجتمع أجزاؤها عليه، حتى تزول أضلاعه عن الهيئة المستوية التي كانت عليها، من شدة انضمامها عليه، وشدة الضغطة وانعصار أعضائه، وتجاوز جنبيه من كل جنب إلى جنب آخر، فلا يزال في تلك الحالة معذبا حتى يبعثه الله عز وجل يوم القيامة.

  • فيه إثبات سؤال الملكين المنكر والنكير للميت في قبره.
  • إثبات أن في القبر نعيما وعذابا.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya