Ar-Risalah
Hadis

Janganlah seorang laki-laki mukmin membenci wanita mukminah! Jika ia tidak menyukai satu perangai wanita itu, tentunya ia menyukai perangainya yang lain

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Muslim

Teks Arab

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي لله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً، إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ» أَوْ قَالَ: «غَيْرَهُ».

Terjemahan

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Janganlah seorang laki-laki mukmin membenci wanita mukminah! Jika ia tidak menyukai satu perangai wanita itu, tentunya ia menyukai perangainya yang lain."

Penjelasan

Nabi ﷺ melarang suami membenci istrinya dengan kebencian yang menyebabkan adanya sikap menzaliminya, meninggalkannya, dan berpaling darinya. Sebab manusia difitrahkan memiliki kekurangan; jika ia membenci satu perangai buruknya, tentunya ia akan mendapatkan padanya perangai lain yang baik. Ia akan senang dengan perangai baik yang disetujuinya dan bersabar atas perangai buruk yang tidak disenanginya. Hal ini akan menjadikannya bersabar dan tidak membencinya dengan kebencian yang dapat menyebabkan perceraian.

Pelajaran

  • 1- Ajakan kepada orang beriman agar bersikap adil dan menggunakan akal di dalam setiap perselisihan dengan istrinya dan tidak mengikuti perasaan dan emosi sesaat.
  • 2- Sikap seorang laki-laki mukmin ialah tidak membenci istrinya secara total yang akan membuatnya menceraikannya, tetapi yang sepatutnya ialah ia menutup mata dari sikap istrinya yang tidak dia sukai dengan membandingkannya dengan sikap yang dia sukai.
  • 3- Anjuran untuk bergaul dan berinteraksi secara baik antara suami istri.
  • 4- Keimanan mengajak kepada akhlak mulia, sehingga laki-laki mukmin dan wanita mukminah pasti memiliki suatu akhlak baik, karena keimanan akan melahirkan perangai-perangai yang terpuji dalam diri mereka.
Penjelasan: العربية

نَهَى النبيُّ صلى الله عليه وسلم الزوج أن يُبغض زوجتَه بُغضًا يؤدّي إلى ظلمها وتركها والإعراض عنها؛ فإن الإنسان مجبول على النقص، وإن كره منها خُلقًا سيئًا، وجد فيها خلقًا آخر حسنًا؛ فيرضى بالحَسَن الذي يوافقه، ويصبر على ما لا يرضى من السيئ، مما يجعله يصبر ولا يكرهها كرهًا يحمله على فراقها.

  • دعوة المؤمن إلى العدل وتحكيم العقل في أي خلاف ينشأ مع زوجته، وعدم اللجوء إلى تحكيم العاطفة والانفعالات المؤقتة.
  • شأن المؤمن أن لا يبغض المؤمنة بغضًا كليًّا يحمله على فراقها، بل الذي ينبغي عليه أن يتغاضى عما يكره بما يحب.
  • الحث على حسن العشرة والصحبة بين الزوجين.
  • الإيمان داع لمكارم الأخلاق، فلا يخلو المؤمن والمؤمنة من خلق حسن؛ فالإيمان يستلزم وجود خصال محمودة فيهما.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya