Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0
Teks Arab
عَن سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ سَأَلَ اللهَ الشَّهَادَةَ بِصِدْقٍ بَلَّغَهُ اللهُ مَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ، وَإِنْ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ».
Terjemahan
Sahl bin Ḥunaif -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Siapa yang memohon mati syahid kepada Allah dengan tulus, Allah akan menyampaikannya ke tingkatan syuhada, walaupun ia meninggal di atas tempat tidurnya."
Penjelasan
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang berdoa meminta mati syahid dan terbunuh di jalan Allah dengan jujur dan tulus meniatkan hal itu kepada Allah ﷻ, Allah akan memberinya tingkatan syuhada dengan niat jujurnya itu, walaupun ia meninggal di atas tempat tidur tanpa berperang.
Pelajaran
- 1- Niat yang jujur serta melakukan apa yang sanggup adalah sebab menggapai pahala dan ganjaran yang diinginkan, walaupun ia belum melakukan perbuatan yang diinginkan tersebut.
- 2- Anjuran untuk berjihad dan meminta mati syahid di jalan Allah ﷻ.
- 3- Pemuliaan Allah Ta'ala kepada umat ini, yaitu Allah memberi mereka tingkatan paling tinggi dalam surga dengan amal yang sedikit.
Penjelasan: العربية
يُخْبِرُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنَّ مَن طَلَبَ الشهادةَ والقتلَ في سبيل الله، وكان صادقًا مخلصًا في نيته تلك لله عز وجل، أعطاه الله درجات الشهداء بنيته الصادقة وإن مات على الفِراش في غير الجهاد.
- صدق النية مع فعل المستطاع سبب لبلوغ المقصود من الأجر والثواب، وإن لم يُبَاشر العمل المطلوب.
- الترغيب في الجهاد وطلب الشهادة في سبيل الله عز وجل.
- إكرام الله تعالى لهذه الأمة، فهو يعطيها بقليل من العمل أعلى الدرجات في الجنة.