Ar-Risalah
Hadis

Aku melihat ke dalam Surga lalu aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir, dan aku melihat ke dalam Neraka lalu aku melihat kebanyakan penduduknya adalah para wanita.

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

Hadis sahihMuttafaq 'alaih

Teks Arab

عن ابن عباس وعمران بن الحصين رضي الله عنهم عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «اطَّلَعت في الجنة فرأيتُ أكثرَ أهلِها الفقراءَ، واطَّلعتُ في النار فرأيتُ أكثرَ أهلها النِّساءَ».

Terjemahan

Dari Ibnu Abbas dan 'Imrān bin Al-Ḥuṣain -raḍiyallāhu 'anhum-, dari Nabi-ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Aku melihat ke dalam Surga lalu aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir, dan aku melihat ke dalam Neraka lalu aku melihat kebanyakan penduduknya adalah para wanita."

Penjelasan

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan di dalam hadis tersebut bahwa beliau melihat ke dalam Surga, beliau melihat kebanyakan penduduknya adalah orang-orang fakir. Itu karena mereka tidak memiliki apa-apa yang menjadikan mereka sombong, mereka orang-orang yang tenang dan rendah hati. Oleh karena itu, siapa yang memperhatikan ayat-ayat Alquran maka ia akan mendapati bahwa orang-orang yang mendustai para Rasul adalah orang-orang terhormat dan orang-orang kaya. Sementara kaum duafa (orang-orang fakir) adalah orang-orang yang mengikuti para Rasul. Karena itu, kebanyakan mereka adalah penghuni Surga. Hadis ini tidak menjadi sebuah keharusan bahwa setiap orang fakir lebih mulia daripada orang-orang kaya, akan tetapi mengandung arti bahwa orang-orang fakir lebih banyak menempati Surga daripada orang-orang kaya, maka beliau mengabarkan hal itu. Dan bukanlah kefakiran yang menjadi sebab mereka dimasukkan ke dalam Surga meskipun hal itu meringankan dalam hisab mereka, akan tetapi mereka dimasukkan ke dalam Surga lantaran kebaikan-kebaikannya dan kefakirannya, karena kefakiran tanpa kebaikan tidaklah memiliki makna dan keutamaan. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- juga mengabarkan bahwa ketika beliau melihat Neraka, beliau melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita, hal itu disebabkan karena kebiasaan-kebiasaan buruk yang nampak dominan dalam tabiat mereka dan selalu menyertai mereka, seperti kurang mensyukuri pemberian suaminya dan banyak mencela. Maka sudah merupakan kewajiban bagi mereka untuk menjaga aturan-aturan agama agar mereka selamat dari ancaman Neraka.

Penjelasan: العربية

يخبر النبي صلى الله عليه وسلم في الحديث أنه اطَّلَع في الجنة فرأى أكثرَ أهلِها الفقراءَ، وذلك لأن الفقراء ليس عندهم ما يطغيهم، فهم متمسكنون خاضعون، ولهذا من تأمل الآيات؛ وجد أن الذين يكذبون الرسل هم الملأ الأشراف والأغنياء، وأن المستضعفين هم الذين يتبعون الرسل، فلهذا كانوا أكثر أهل الجنة. والحديث لا يوجب فضل كل فقير على كل غني، وإنما معناه الفقراء في الجنة أكثر من الأغنياء فأخبر عن ذلك، وليس الفقر أدخلهم الجنة، وإن كان خفف من حسابهم، إنما دخلوا بصلاحهم معه، فالفقير إذا لم يكن صالحاً لا يفضل. كما أخبر صلى الله عليه وسلم أنه اطَّلَع في النار فرأى أكثرَ أهلِها النساء؛ وذلك لقيامهن بعادات سيئة تغلب على طباعهن، وتتعلق بهن، من ذلك كُفران العشير وكثرة اللعن. فالواجب عليهن أن يحافظن على أمر الدين ليسلمن من النار.

  • أن الفقراء في الجنة أكثر من الأغنياء, والفقير لم يدخل الجنة بسبب فقره, وإنما دخلها بعمله الصالح.
  • التحريض على ترك التوسع في الدنيا والاستزادة من متاعها.
  • تحريض النساء على المحافظة على أمر الدين ليسلمن من النار, والإخبار بأنهن أكثر أهل النار.
  • أن الجنة والنار مخلوقتان موجودتان.
  • أن من أساليب الدعوة: الترهيب.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya