Ar-Risalah
Hadis

Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu jika kalian melakukannya maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Muslim

Teks Arab

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ».

Terjemahan

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu jika kalian melakukannya maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!"

Penjelasan

Nabi ﷺ menerangkan bahwa tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang beriman, dan tidak akan sempurna keimanan serta tidak akan baik keadaan masyarakat muslim hingga mereka saling mencintai satu sama lain. Kemudian Nabi ﷺ mengarahkan pada perkara paling utama yang akan membumikan rasa cinta, yaitu menebarkan salam di antara kaum muslimin, yang telah dijadikan oleh Allah sebagai ucapan salam kepada hamba-hamba-Nya.

Pelajaran

  • 1- Masuk surga tidak akan terwujud kecuali dengan keimanan.
  • 2- DI antara bentuk kesempurnaan iman ialah seorang muslim mencintai bagi saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya.
  • 3- Anjuran menebarkan salam kepada kaum muslimin karena di dalamnya terdapat penebaran cinta dan rasa aman di antara umat manusia.
  • 4- Ucapan salam tidak diberikan kecuali pada seorang muslim, berdasarkan ucapan Nabi ﷺ, "Di antara kalian."
  • 5- Memberi salam akan menghilangkan sikap saling boikot dan permusuhan.
  • 6- Urgensi cinta di antara kaum muslimin karena ia merupakan bagian dari kesempurnaan iman.
  • 7- Disebutkan dalam hadis lain bahwa lafaz salam yang sempurna ialah, "As-salāmu 'alaikum waraḥmatullāhi wabarakātuh." Boleh juga dicukupkan dengan "As-salāmu 'alaikum".
Penjelasan: العربية

بَيَّنَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنه لن يدخل الجنة إلا المؤمنون، ولا يكتمل الإيمان ولا يَصلُحُ حَالَ المجتمعِ المسلم حتى يُحِبَّ بعضُهم بعضًا. ثم أَرْشَدَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم إلى أفضلِ الأُمور التي بها تَعُمُّ المَحبةُ، وهي إفشاء السلام بين المسلمين، الذي جعله الله تحية لعباده.

  • دخول الجنة لا يكون إلّا بالإيمان.
  • من كمال الإيمان أن يُحِبَّ المُسلمُ لأخيه ما يحب لنفسه.
  • استحباب إفشاء السلام وبذله للمسلمين؛ لما فيه من نشر المحبة والأمان بين الناس.
  • السلام لا يُلْقَى إلا على مسلم؛ لقوله -صلى الله عليه وسلم-: "بينكم".
  • بذل السلام فيه رَفْعُ التقاطُعِ والتهاجر والشحناء.
  • أهمية المحبة بين المسلمين وأنها من كمال الإيمان.
  • جاء في حديث آخر أن صيغه السلام الكاملة: "السلام عليكم ورحمة الله وبركاته"، ويكفي: "السلام عليكم".

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya