Ar-Risalah
Hadis

Dunia itu penjara bagi mukmin dan surga bagi orang kafir

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Muslim

Teks Arab

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضيَ اللهُ عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ».

Terjemahan

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Dunia itu penjara bagi mukmin dan surga bagi orang kafir."

Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa kehidupan dunia ini bagi orang beriman ibarat penjara karena ia harus terikat dengan beban-beban syariat berupa mengerjakan perintah dan meninggalkan larangan. Namun ketika meninggal dunia, barulah ia bebas dari itu semuanya dan berpindah kepada kenikmatan abadi yang telah Allah Ta'ala siapkan untuknya. Sebaliknya, bagi orang kafir, dunia itu ibarat surga karena ia bisa mengerjakan semua yang diinginkan oleh jiwanya serta memperturutkan semua ajakan hawa nafsunya. Namun apabila meninggal dunia, ia beralih kepada siksa yang telah Allah Ta'ala siapkan untuknya di hari Kiamat.

Pelajaran

  • 1- An-Nawawi berkata, "Setiap mukmin di dunia terpenjara dan terkekang dari segala syahwat yang diharamkan maupun dimakruhkan. Ia pun dibebani untuk menunaikan berbagai ketaatan yang terasa berat. Namun, ketika ia meninggal dunia, ia terbebas dari semua itu dan beralih menuju kenikmatan abadi serta ketenangan sempurna yang telah Allah Ta'ala siapkan baginya. Adapun orang kafir, di dunia ia bisa meraih apa yang ia inginkan, meski sebenarnya hanya sedikit dan bercampur kesusahan. Tetapi ketika meninggal dunia, ia justru berpindah menuju azab yang kekal dan penderitaan yang tiada akhir."
  • 2- As-Sindi berkata, "Sabda beliau 'penjara bagi mukmin', bahwa sekalipun ia dalam kenikmatan, tetap saja surga itu lebih baik baginya. Sedangkan sabda beliau 'surga bagi orang kafir', bahwa sekalipun ia dalam kesulitan, tetap saja neraka itu lebih buruk baginya.
  • 3- Hinanya dunia bagi Allah Ta'ala.
  • 4- Dunia adalah negeri ujian dan cobaan bagi orang beriman.
  • 5- Orang kafir itu telah menyegerakan surganya di dunia sehingga ia dihukum dengan dihalangi dari surga dan kenikmatan akhirat.
Penjelasan: العربية

أخبر النبي صلى الله عليه وسلم أن الحياة الدنيا للمؤمن كالسجن لالتزامه بالتكاليف الشرعية من فعل المأمور وترك المحذور، فإذا مات استراح من هذا وانقلب إلى ما أعد الله تعالى له من النعيم الدائم، وهي للكافر كالجنة؛ لأنه يفعل فيها كل ما تشتهيه نفسه ويأمره به هواه، فإذا مات انقلب إلى ما أعد الله تعالى له يوم القيامة من العذاب المقيم.

  • قال النووي: كل مؤمن مسجون ممنوع في الدنيا من الشهوات المحرمة والمكروهة، مكلف بفعل الطاعات الشاقة، فإذا مات استراح من هذا، وانقلب إلى ما أعد الله تعالى له من النعيم الدائم، والراحة الخالصة من النقصان، وأما الكافر فإنما له من ذلك ما حصل في الدنيا مع قلته وتكديره بالمنغصات، فإذا مات صار إلى العذاب الدائم، وشقاء الأبد.
  • قال السندي: قوله (سجن المؤمن) فإنه وإن كان في نعمة فالجنة خير له منها، (وجنة الكافر) فإنه وإن كان في مقيتة فالنار شر له منها.
  • هوان الدنيا على الله تعالى.
  • الدنيا دار ابتلاء وامتحان لأهل الإيمان.
  • الكافر استعجل جنته في دنياه؛ فعوقب بحرمان جنة الآخرة ونعيمها.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya