Ar-Risalah
Hadis

Dia beruntung jika jujur.”

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihMuttafaq 'alaih

Teks Arab

عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ رضي الله عنه قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَهْلِ نَجْدٍ ثَائِرُ الرَّأْسِ، نَسْمَعُ دَوِيَّ صَوْتِهِ، وَلَا نَفْقَهُ مَا يَقُولُ حَتَّى دَنَا مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَإِذَا هُوَ يَسْأَلُ عَنِ الْإِسْلَامِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ» فَقَالَ: هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُنَّ؟ قَالَ: «لَا، إِلَّا أَنْ تَطَّوَّعَ، وَصِيَامُ شَهْرِ رَمَضَانَ»، فَقَالَ: هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُ؟ فَقَالَ: «لَا، إِلَّا أَنْ تَطَّوَّعَ»، وَذَكَرَ لَهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الزَّكَاةَ، فَقَالَ: هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهَا؟ قَالَ: «لَا، إِلَّا أَنْ تَطَّوَّعَ»، قَالَ: فَأَدْبَرَ الرَّجُلُ، وَهُوَ يَقُولُ: وَاللهِ، لَا أَزِيدُ عَلَى هَذَا، وَلَا أَنْقُصُ مِنْهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَفْلَحَ إِنْ صَدَقَ».

Terjemahan

Ṭalḥah bin 'Ubaidillah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Seorang laki-laki dari penduduk Nejd dengan rambut acak-acakan datang kepada Rasulullah ﷺ. Kami mendengar kerasnya suaranya, tetapi tidak memahami apa yang dikatakannya, sampai dia mendekat kepada Rasulullah ﷺ. Ternyata dia bertanya tentang Islam. Maka Rasulullah ﷺ menjawab, "Yaitu salat lima waktu sehari semalam." Ia bertanya, "Apakah ada salat lainnya yang wajib atasku?" Beliau menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu mengerjakan salat sunah." Beliau meneruskan, "Juga puasa pada bulan Ramadan." Ia bertanya, "Apakah ada puasa lainnya yang wajib atasku?" Beliau menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu berpuasa sunah." Kemudian Rasulullah ﷺ menyebutkan zakat. Ia bertanya, "Apakah ada sedekah lainnya yang wajib atasku?" Beliau menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu bersedekah sunah." Lantas laki laki itu pergi sambil berkata, "Demi Allah! Saya tidak akan melakukan lebih dari ini dan juga tidak akan menguranginya." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Dia beruntung jika jujur.”

Penjelasan

Seorang laki-laki penduduk Nejd datang menemui Nabi ﷺ dengan rambut acak-acakan dan berbicara dengan nada tinggi, namun ucapannya tidak dapat dipahami. Kemudian ia merapat ke arah Nabi ﷺ lalu bertanya tentang kewajiban-kewajiban dalam Islam. Nabi ﷺ memulai dengan menyebutkan salat. Beliau mengabarinya bahwa Allah telah mewajibkan padanya lima kali salat dalam sehari semalam. Lantas laki-laki itu bertanya: Apakah ada salat lain selain kelima salat ini yang wajib atasku? Beliau menjawab: Tidak ada, kecuali engkau sukarela melakukan salat sunah. Kemudian beliau ﷺ menyebutkan: Di antara yang Allah wajibkan atasmu ialah puasa bulan Ramadan. Laki-laki itu bertanya: Apakah ada puasa lain selain puasa Ramadan yang wajib atasku? Beliau menjawab: Tidak ada, kecuali engkau sukarela melakukan puasa sunah. Kemudian beliau ﷺ menyebutkan kepadanya zakat. Lantas laki-laki itu bertanya: Apakah ada sedekah lain selain zakat fardu yang wajib atasku? Beliau menjawab: Tidak ada, kecuali engkau melakukan sedekah sunah. Setelah laki-laki itu mendengar kewajiban-kewajiban tersebut dari Nabi ﷺ, dia beranjak pergi seraya bersumpah dengan nama Allah Ta'ala akan melaksanakannya tanpa ditambah maupun dikurangi. Maka Nabi ﷺ bersabda setelah itu: Jika laki-laki itu jujur pada sumpah yang diucapkannya, niscaya ia termasuk di antara orang-orang yang beruntung.

Pelajaran

  • 1- Kemudahan syariat Islam dan keringanan yang diberikannya kepada para hamba.
  • 2- Keindahan muamalah Nabi ﷺ kepada laki-laki tersebut, yaitu beliau memperkenankannya untuk mendekat dan bertanya kepada beliau.
  • 3- Memulai dari yang paling penting kemudian yang penting di dalam berdakwah kepada Allah Ta'ala.
  • 4- Islam adalah akidah dan amal; tidak berguna suatu amal tanpa iman dan tidak berguna iman tanpa amal.
  • 5- Urgensi amal-amal tersebut dan semuanya merupakan rukun Islam.
  • 6- Salat Jumat masuk dalam salat fardu yang lima karena merupakan pengganti dari salat Zuhur pada hari Jumat bagi orang yang wajib atasnya.
  • 7- Nabi ﷺ memulai pengajarannya dengan kewajiban Islam yang paling penting, yaitu rukun-rukun Islam setelah dua kalimat syahadat, karena dia telah muslim. Beliau tidak menyebutkan ibadah haji karena peristiwa ini terjadi sebelum haji diwajibkan atau karena waktunya belum tiba.
  • 8- Apabila seseorang mencukupkan pada yang wajib dalam syariat, maka ia beruntung. Akan tetapi, ini tidak berarti bahwa ia tidak dianjurkan melakukan amalan sunah karena amalan sunah dapat menyempurnakan amalan fardu pada hari Kiamat.
Penjelasan: العربية

جاء رجلٌ من أهل نَجْدٍ إلى النبي صلى الله عليه وسلم وكان شعره مُنْتَفِشًا، وصوته مرتفعًا، ولا يُفقه ما يقول، حتى اقترب من النبي صلى الله عليه وسلم، فسأل عن فرائض الإسلام؟ فبدأ النبيُّ صلى الله عليه وسلم بالصلاة، وأخبره أنَّ الله قد افترض عليه خمسَ صلوات في كل يوم وليلة. فقال: هل يلزمني شيء من الصلوات غير هذه الخَمس؟ فقال: لا، إلا إذا تطوَّعت من صلوات النوافل. ثم قال صلى الله عليه وسلم: ومما أوجبه الله عليك صوم شهر رمضان. فقال الرجل: هل يلزمني شيء من الصيام غير صوم رمضان؟ فقال: لا، إلا أن تتطوّع بصوم. ثم ذكر له صلى الله عليه وسلم الزكاة. فقال الرجل: هل يلزمني شيء من الصدقات بعد زكاة الفرض؟ قال: لا، إلا أن تتطوّع. وبعد أن سمع الرجل من النبي صلى الله عليه وسلم هذه الفرائض ولّى مدبرًا وأقسم بالله تعالى أنه سيلتزم بها من غير زيادة ولا نقصان، فقال صلى الله عليه وسلم على إثر ذلك: إذا صَدَقَ الرجل على ما حَلفَ عليه فإنه يكون من المُفلحين.

  • سماحةُ الشريعة الإسلامية وتيسيرها على المكلفين.
  • حسن معاملته صلى الله عليه وسلم لهذا الرجل، فقد مَكَّنَه من الاقتراب منه وسؤاله.
  • البدء في الدعوة إلى الله تعالى بالأهم فالأهم.
  • الإسلام عقيدة وعمل، فلا ينفع عمل من غير إيمان، ولا ينفع إيمان من غير عمل.
  • أهمية هذه الأعمال وأنها من أركان الإسلام.
  • صلاة الجمعة داخلة في الصلوات الخمس الواجبة؛ لأنها بدلًا عن صلاة ظهر يوم الجمعة لمن وجبت عليه.
  • بدأ النبيُّ صلى الله عليه وسلم تعليمه بآكد فرائض الإسلام وهي أركانه بعد الشهادتين؛ لأنه كان مسلمًا، ولم يذكر الحج؛ لأنه قبل فرضهِ، أو لأنه لم يأتِ وقته.
  • الإنسان إذا اقتصر على الواجب في الشرع فإنه مُفلح، ولكن لا يعني هذا أنه لا يُسن أن يأتي بالتطوع؛ لأن التطوع تكمل به الفرائض يوم القيامة.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya