Ar-Risalah
Hadis

Dahulu ada seorang laki-laki yang biasa memberikan pinjaman utang kepada orang lain. Dia selalu berpesan kepada pembantunya, 'Jika engkau mendapatkan orang yang kesulitan, maka maafkanlah ia, semoga Allah memaafkan kita (di akhirat)

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihMuttafaq 'alaih

Teks Arab

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «كان رجلٌ يُدَايِنُ الناسَ، فكان يقول لفتاه: إذا أتيتَ مُعسِرًا فتجاوز عنه، لعل اللهَ يَتجاوزُ عنا، فلقي اللهَ فتجاوز عنه».

Terjemahan

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Dahulu ada seorang laki-laki yang biasa memberikan pinjaman utang kepada orang lain. Dia selalu berpesan kepada pembantunya, 'Jika engkau mendapatkan orang yang kesulitan, maka maafkanlah ia, semoga Allah memaafkan kita (di akhirat).' Kemudian dia menemui Allah (meninggal), dan Allah pun memaafkannya."

Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan tentang seorang laki-laki yang memberikan pinjaman utang kepada orang lain, atau berjualan dengan mereka menggunakan sistem pembayaran bertempo, dan dia selalu berpesan kepada pembantunya yang bertugas menagih utang yang ada pada orang lain: jika engkau menagih orang yang berutang kepada kita, sementara ia tidak memiliki sesuatu untuk melunasi utangnya karena ia belum mampu, maka maafkanlah, baik dengan cara diberi penangguhan dan tidak dituntut paksa, atau dengan menerima apa yang dimilikinya sekalipun kurang. Hal itu ia lakukan karena berharap Allah akan memberinya ampunan dan memaafkannya. Ketika ia meninggal dunia, Allah memaafkannya dan mengampuni dosa-dosanya.

Pelajaran

  • 1- Berbuat baik dalam muamalah kepada manusia dan memaafkan mereka serta memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan termasuk sebab keselamatan hamba yang paling besar kelak di hari kiamat.
  • 2- Berbuat baik kepada manusia, ikhlas kepada Allah dan mengharapkan rahmat-Nya termasuk sebab pengampunan dosa.
Penjelasan: العربية

يُخبِرُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم عن رجُلٍ كان يتعامل مع الناس بالقَرْض، أو يَبِيعُهم بالآجِل، وكان يقول لغلامه الذي يَتَقاضى الدُّيون التي عند الناس: إذا أتيتَ مَدِيْنًا ولم يكن عنده ما يقضي به الدَّين الذي عليه لعجزه "فَتَجَاوَزْ عنه"؛ إما بإمهالِه وعدم الإلحاح في المطالبة، أو بقبول ما عنده ولو مع ما فيه مِن نَقْص، وذلك رَغْبةٌ منه وطَمَعٌ في أنْ يتجاوزَ اللهُ عنه ويعفوَ عنه. فلما ماتَ عفا اللهُ عنه وتجاوزَ عن سيئاتِه.

  • الإحسان في معاملة الناس والعفو عنهم والتجاوز عن معسرهم من أعظم أسباب نجاة العبد يوم القيامة.
  • الإحسان إلى الخلق والإخلاص لله والرجاء في رحمته من أسباب مغفرة الذنوب.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya