Ar-Risalah
Hadis

Apakah kalian tidak mampu mengumpulkan seribu kebaikan setiap hari?!

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Muslim

Teks Arab

عَنْ سَعْدِ بنِ أبي وَقَّاصٍ رَضيَ اللهُ عنه قَالَ: كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: «أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَكْسِبَ، كُلَّ يَوْمٍ أَلْفَ حَسَنَةٍ؟» فَسَأَلَهُ سَائِلٌ مِنْ جُلَسَائِهِ: كَيْفَ يَكْسِبُ أَحَدُنَا أَلْفَ حَسَنَةٍ؟ قَالَ: «يُسَبِّحُ مِائَةَ تَسْبِيحَةٍ، فَيُكْتَبُ لَهُ أَلْفُ حَسَنَةٍ، أَوْ يُحَطُّ عَنْهُ أَلْفُ خَطِيئَةٍ».

Terjemahan

Sa'ad bin Abi Waqqāṣ -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Kami pernah bersama Nabi ﷺ. Beliau bertanya: "Apakah kalian tidak mampu mengumpulkan seribu kebaikan setiap hari?!" Lalu di antara rekan duduknya bertanya, "Bagaimana caranya salah seorang dari kami bekerja menghasilkan seribu kebaikan?" Beliau menjawab, "Ia bertasbih 100 kali, sehingga ia akan diberikan seribu kebaikan atau digugurkan darinya seribu keburukan."

Penjelasan

Nabi ﷺ bertanya kepada sahabat-sahabatnya, "Tidakkah kalian mampu menghasilkan seribu kebaikan setiap hari?" Salah seorang yang ikut duduk bertanya balik, "Bagaimana caranya seseorang bisa mendapatkan seribu kebaikan setiap hari dengan mudah?" Beliau menjawab, "Dengan membaca 'Subḥānallāh' seratus kali." Itu akan dituliskan untuknya seribu kebaikan karena satu kebaikan akan diberikan balasan sepuluh kali lipat, atau akan digugurkan darinya seribu keburukan.

Pelajaran

  • 1- Anjuran melakukan amal-amal yang utama karena merupakan tangga menuju ketaatan.
  • 2- Keutamaan bertasbih dan berzikir. Amalan yang ringan ini serta tidak membebani sedikit pun akan mendatangkan pahala yang besar ini.
  • 3- Kecepatan para sahabat untuk mengerjakan kebaikan tanpa penundaan.
  • 4- Pelipatgandaan kebaikan hingga sepuluh kali lipat. Hal ini sejalan dengan firman Allah Ta'ala, "Siapa yang berbuat kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya." [QS. Al-An'ām: 160] Ini adalah tingkat pelipatgandaan yang paling kecil, sebab disebutkan dalam hadis hingga tujuh ratus kali lipat.
  • 5- Di sebagian riwayat menggunakan kata "waw" sebagai ganti "aw" (artinya: atau) pada kalimat "aw yaḥuṭṭu 'anhu ..." Al-Qāriy berkata, "Huruf "waw" kadang berarti "aw" (atau) sehingga tidak ada pertentangan antara kedua riwayat tersebut. Sebab itu, maknanya: siapa yang membacanya, akan dituliskan baginya seribu kebaikan jika ia tidak memiliki dosa, atau dihapuskan sebagian dan didapatkan sebagian. Bisa juga huruf "aw" menunjukkan makna "waw" (artinya: dan) atau menunjukkan makna "bal" (artinya: melainkan). Ketika seperti itu, maka keduanya digabungkan untuknya. Sungguh, karunia Allah lebih luas dari itu." Artinya: Dituliskan untuknya seribu kebaikan serta dihapuskan darinya seribu keburukan.
Penjelasan: العربية

سأل النبي صلى الله عليه وسلم أصحابه: ألا يستطيع أحدكم أن يحصل في كل يوم على ألف حسنة؟! فقال أحد جُلَسَائِه: كيف يتحصل المرء على ألف حسنة في يوم بسهولة؟ قال: يقول: "سبحان الله" مائة مرة؛ فيُكتب له ألف حسنة؛ لأن الحسنة الواحدة بعشر أمثالها، أو تُمْحَى عنه ألف سيئة من سيئاته.

  • الحض على الفضائل؛ لأنها سُلَّم الطاعات.
  • فضل التسبيح والذكر، وأن هذا العمل اليسير الذي لا يكلف المرء شيئًا، يحصل له به هذا الأجر الكبير.
  • مبادرة الصحابة إلى فعل الخيرات دون تأخير.
  • مضاعفة الحسنات إلى عشر أمثالها، وذلك مثل قوله تعالى: (‌مَنْ ‌جَاءَ ‌بِالْحَسَنَةِ ‌فَلَهُ ‌عَشْرُ ‌أَمْثَالِهَا) [الأنعام: 160]، وهذا أقل درجات التضعيف، وإلا فقد ورد إلى سبعمائة ضعف.
  • جاء في بعض الروايات بدلًا من (أو) جاء (و) في قوله: أو يحط عنه... قال القاري: قد تأتي الواو بمعنى أو فلا منافاة بين الروايتين، وكأن المعنى: أن من قالها يكتب له ألف حسنة، إن لم يكن عليه فيحط بعض ويكتسب بعض، ويمكن أن تكون أو بمعنى الواو أو بمعنى بل فحينئذ يجمع له بينهما وفضل الله أوسع من ذلك انتهى، أي أنه يكتب له ألف حسنة ويحط عنه ألف سيئة.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya