Ar-Risalah
Hadis

Orang yang menyambung silaturahmi bukanlah yang membalas orang yang menyambungnya. Tetapi, orang yang menyambung silaturahmi sesungguhnya adalah yang menyambung kerabat yang memutusnya

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Bukhari

Teks Arab

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ، وَلَكِنِ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا».

Terjemahan

Abdullah bin 'Amr -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Orang yang menyambung silaturahmi bukanlah yang membalas orang yang menyambungnya. Tetapi, orang yang menyambung silaturahmi sesungguhnya adalah yang menyambung kerabat yang memutusnya."

Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang sempurna dalam bersilaturahmi dan berbuat baik kepada kerabat bukanlah orang yang membalas perbuatan baik dengan kebaikan. Penyambung silaturahmi sejati ialah orang yang menyambung kerabat yang memutusnya, bahkan sekalipun mereka berbuat buruk kepadanya, maka ia membalasnya dengan berbuat baik kepada mereka.

Pelajaran

  • 1- Silaturahmi yang diakui secara agama ialah Anda menyambung hubungan kerabat yang memutus Anda, memaafkan orang yang menzalimi Anda, dan memberi kepada orang yang tidak memberi Anda, bukan menjalin hubungan karena ingin diperlakukan sama.
  • 2- Silaturahmi dilakukan dengan menghaturkan kebaikan apa pun yang memungkinkan berupa harta, doa, amar makruf nahi mungkar, dan yang semisalnya, serta menyingkirkan semaksimal mungkin keburukan dari mereka.
Penjelasan: العربية

يُخبِرُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم بأنَّ الإنسانَ الكامِلَ في صِلَةِ الرَّحِم والإحسانِ إلى الأقاربِ ليس هو الشخصُ الذي يُقابِلُ الإحسانَ بالإحسان، بل الواصِلُ حقيقةً الكامِلُ في صلة الرحم هو الذي إذا قُطِعَتْ رَحِمُه وَصَلَها، وإن أساؤوا إليه فإنه يُقابِلُهم بالإحسان إليهم.

  • صِلَةُ الرَّحِم الكاملة شَرْعًا أنْ تَصِلَ مَن قَطَعَك منهم، وتَعفوَ عمَّن ظَلمك، وتعطي من حرمك، وليست صِلَة المقابلة والمجازاة.
  • صلة الرَّحم تكون بالزيارة واللقاء والتواصل، وإيصال ما أمكن من الخير من المال والدعاء والأمر بالعروف والنهي عن المنكر ونحوِها، ودفع ما أمكن من الشر عنهم.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya