Ar-Risalah
Hadis

Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya dengan orang yang tidak mengingat-Nya, seperti perbandingan orang hidup dengan orang mati

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihMuttafaq 'alaih

Teks Arab

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ، مَثَلُ الحَيِّ وَالمَيِّتِ»، ولفظ مسلم: «مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ، وَالْبَيْتِ الَّذِي لَا يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ، مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ».

Terjemahan

Abu Musa -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya dengan orang yang tidak mengingat-Nya, seperti perbandingan orang hidup dengan orang mati." Dalam redaksi Muslim disebutkan: "Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada zikir kepada Allah dan rumah yang di dalamnya tidak ada zikir kepada Allah, seperti perbandingan orang yang hidup dengan orang yang mati."

Penjelasan

Nabi ﷺ menjelaskan perbedaan antara orang yang berzikir kepada Allah Ta'ala dengan orang yang tidak berzikir, yaitu seperti perbedaan antara orang yang hidup dengan orang mati dalam hal manfaatnya dan keindahan penampilannya. Perumpamaan orang yang berzikir mengingat Tuhannya seperti orang hidup yang memiliki penampilan lahiriah yang indah lantaran cahaya kehidupan, demikian juga batinnya hidup dengan cahaya pengetahuan dan memiliki manfaat. Sedangkan perumpamaan orang yang tidak berzikir kepada Allah seperti orang mati yang lahirnya tidak berguna, batinnya kosong dan tidak memiliki manfaat. Demikian juga halnya dengan rumah, disifati sebagai rumah yang hidup jika para penghuninya berzikir kepada Allah. Jika tidak, maka rumah itu adalah rumah mati karena kelalaian penghuninya dari mengingat Allah. Jika disebutkan kata hidup dan mati dalam menyifati rumah, maka maksudnya adalah penghuninya.

Pelajaran

  • 1- Motivasi untuk berzikir kepada Allah dan peringatan dari melalaikannya.
  • 2- Zikir adalah sumber kehidupan roh, sebagaimana roh adalah sumber kehidupan badan.
  • 3- Di antara petunjuk Nabi ﷺ ialah membuat perumpamaan agar membuat sesuatu yang abstrak lebih mudah dipahami.
  • 4- An-Nawawiy berkata, "Di dalamnya terkandung anjuran untuk berzikir kepada Allah Ta'ala di rumah dan agar tidak dikosongkan dari zikir."
  • 5- An-Nawawiy berkata, "Di dalamnya terkandung pelajaran bahwa panjang umur dalam ketaatan adalah sebuah keutamaan, meskipun dia mati, maka dia sedang berpindah menuju kebaikan. Hal itu karena orang yang hidup akan menyusul dan menambahnya dengan sebab ketaatan yang dikerjakannya."
Penjelasan: العربية

بَيَّنَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم الفَرقَ بَيْن الذي يذكر الله تعالى وبين مَن لا يذكره، وأنه مثل الفرق بين الحي والميت في نفعه وحسن مظهره، فمَثَلُ الذي يذكر ربه مثل الحي الذي ظاهِرُه مُتَزَيِّن بنور الحياة، وباطنه بنور المعرفة، وفيه النفع، ومثل الذي لا يذكر الله مثل الميت الذي ظاهره عاطل، وباطنه باطل، وليس فيه نفع. وكذلك البيت يوصف بالحي إن كان ساكنوه يذكرون الله، وإلا فهو بيت ميت لخمول ساكنيه عن ذكر الله؛ وإن أطلق الحي والميت في وصف البيت إنما يراد به ساكن البيت.

  • الحث على ذكر الله والتحذير من الغفلة عنه.
  • الذكر حياة الروح كما أن الروح حياة الجسد.
  • من هدي النبي صلى الله عليه وسلم ضرب الأمثال لتقريب المعاني.
  • قال النووي: فيه الندب إلى ذكر الله تعالى في البيت، وأنه لا يخلى من الذكر.
  • قال النووي: وفيه أن طول العمر في الطاعة فضيلة وإن كان الميت ينتقل إلى خير؛ لأن الحي يَسْتَلْحِقُ به ويزيد عليه بما يفعله من الطاعات.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya