Ar-Risalah
Hadis

Barangsiapa meninggalkan pakaian (mewah) karena merendahkan diri kepada Allah, padahal dia mampu mengenakannya, niscaya Allah memanggilnya pada hari kiamat di hadapan segenap makhluk untuk disuruh memilih jenis pakaian iman mana saja yang ia kehendaki untuk dikenakan

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

Hadis hasanDiriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad

Teks Arab

عن معاذ بن انس رضي الله عنه مرفوعاً: «مَنْ ترك اللباسَ تَوَاضُعًا لله، وهو يقدر عليه، دعاه اللهُ يومَ القيامةِ على رُؤُوسِ الخَلَائِقِ حتى يُخَيِّرُهُ مِنْ أَيِّ حُلَلِ الإِيمَانِ شَاءَ يَلْبَسُهَا».

Terjemahan

Dari Mu'āż bin Anas al-Juhani -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', “Barangsiapa meninggalkan pakaian (mewah) karena merendahkan diri kepada Allah, padahal dia mampu mengenakannya, niscaya Allah memanggilnya pada hari kiamat di hadapan segenap makhluk untuk disuruh memilih jenis pakaian iman mana saja yang ia kehendaki untuk dikenakan.”

Penjelasan

Barangsiapa meninggalkan pakaian mewah karena merendahkan diri kepada Allah dan meninggalkan perhiasan kehidupan dunia, sedang dia lakukan itu bukan karena ketidakmampuannya, niscaya Allah menyerunya pada hari kiamat dengan ditonton oleh semua makhluk sebagai penghormatan baginya, lalu dia diberi pilihan untuk mengenakan perhiasan penghuni surga manakah yang dikehendakinya untuk dipakai.

Penjelasan: العربية

من ترك لبس الرفيع من الثياب تواضعاً لله وتركاً لزينة الحياة الدنيا، ولم يمنعه من ذلك عجزه عنه دعاه الله يوم القيامة على رؤوس الخلائق تشريفاً له، حتى يخيره من أي زينة أهل الجنة يريد أن يلبسها.

  • فضل التواضع في اللباس، وعدم الترفع والتكبر فيه على الآخرين.
  • الذي يترك اللباس تواضعاً لا بخلًا أو إظهاراً للزهد، كان له الأجر المنصوص عليه.
  • شرط ترك اللباس تواضعاً أن يكون زهداً في الدنيا وعدم انشغاله بزينتها.
  • لو عزم أحد على أنه لو كان قادراً على اللباس لأعرض عنه تواضعاً أثيب على نيته.
  • تكفل الله عز وجل بتزيين من ترك الزينة من أجله.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya