Ar-Risalah
Hadis

Orang yang paling dimurkai Allah adalah orang yang keras lagi suka berdebat

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihMuttafaq 'alaih

Teks Arab

عن عائشة رضي الله عنها عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ».

Terjemahan

Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Orang yang paling dimurkai Allah adalah orang yang keras lagi suka berdebat."

Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- membenci orang yang keras dan banyak berdebat; yaitu yang tidak mau menerima kebenaran dan berupaya untuk menolaknya dengan berdebat, atau berdebat membela yang benar tetapi berlebihan di dalamnya serta keluar dari batas normal dan mendebat tidak menggunakan ilmu.

Pelajaran

  • 1- Tuntutan orang yang terzalimi terkait haknya di pengadilan tidak termasuk dalam perdebatan yang tercela.
  • 2- Berdebat dan bertikai termasuk penyakit lisan yang dapat menyebabkan perpecahan dan permusuhan di antara kaum muslimin.
  • 3- Berdebat hukumnya terpuji jika dilakukan untuk membela kebenaran dan dengan cara yang baik. Sebaliknya, hukumnya tercela jika bertujuan menolak kebenaran dan menetapkan kebatilan atau tidak dengan hujah dan bukti.
Penjelasan: العربية

يُخْبِرُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنَّ الله تبارك وتعالى يُبغِض مِن الناس شديدَ الخُصُومةِ وكثيرِها، الذي لا يَقبلُ الانقيادَ للحق، ويُحاولُ دفعَه بجَدَلِه، أو يخاصم بحق لكنَّه يُبالِغُ في الخصومة ويخرج عن حدِّ الاعتدال، ويجادل بغير علم.

  • لا يدخلُ في بابِ الخصومات المذمومةِ مطالبةُ المظلوم بحقٍّ له بطريق المرافعات الشرعية.
  • الجدل والخصومة من آفات اللسان التي تُسبب الفرقة والتدابر بين المسلمين.
  • المجادلة محمودة إذا كانت في الحق وأسلوبها حسن، وتكون مذمومة إذا كانت لرد الحق وتثبيت الباطل، أو كانت بغير حجة ولا برهان.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya