Ar-Risalah
Hadis

Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari jeratan hutang, kemenangan lawan, dan kegembiraan musuh

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Nasai dan Ahmad

Teks Arab

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رضي الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الْعَدُوِّ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ».

Terjemahan

Abdullah bin Amr bin Al-'Āṣ -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ biasa berdoa dengan kalimat-kalimat berikut, "Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari jeratan hutang, kemenangan lawan, dan kegembiraan musuh."

Penjelasan

Nabi ﷺ memohon perlindungan dari beberapa perkara: Pertama: Allāhumma innī a'ūżu (Ya Allah! Aku berlindung); yaitu aku menyelamatkan diri .. bika (kepada-Mu); bukan kepada yang lain .. min galabatid-dain (dari jeratan hutang); yaitu kekangan hutang serta kegundahan dan kesusahannya. Aku memohon kepada-Mu bantuan untuk menyelesaikan dan melunasinya. Kedua: Wa galabatil-'aduw (kemenangan lawan); yaitu penaklukan dan penguasaan musuh; aku memohon kepada-Mu perlindungan dari keburukan mereka, dan memohon kemenangan menghadapi mereka. Ketiga: Wa syamātatil-a'dā` (dan kegembiraan musuh); yaitu kebahagiaan mereka dengan keburukan dan musibah yang menimpa kaum muslimin.

Pelajaran

  • 1- Anjuran untuk berlindung kepada Allah dari semua yang menyibukkan dari ketaatan dan yang mendatangkan kegundahan seperti hutang dan lainnya.
  • 2- Hutang secara umum tidak mengandung masalah, yang bermasalah ialah orang yang tidak memiliki kemampuan melunasi hutang. Inilah yang disebut hutang yang menjerat.
  • 3- Seseorang harus menjauhi semua perkara yang membuat ia dicela dan dimaki.
  • 4- Penjelasan permusuhan orang kafir kepada orang beriman serta kegembiraan mereka saat orang beriman tertimpa musibah.
  • 5- Sikap musuh menampakkan kegembiraan dengan musibah yang menimpa seseorang lebih berat bagi orang tersebut dari musibah itu sendiri.
Penjelasan: العربية

اسْتَعاذَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم من أمور: الأول: (اللهم إني أعوذ) وألجأ وأَلُوْذُ (بك) لا بغيرِك، (من غلبة الدَّين) وقهره وهمِّه وكَرْبِه، وأسألك الإعانة على قضائه وسداده. الثاني: (وغلبة العدو) وقهره وتَسَلُّطه، وأسألك كَفَّ أذاه، والانتصارَ عليه. الثالث: (وشماتة الأعداء) وفَرَحِهم بما يُصيب المسلمين من بلاء ومصيبة.

  • الحث على التعوذ بالله من كلِّ ما يَشغل عن الطاعة ويَجلب الهموم كالدَّيْن وغيره.
  • مطلق الدَّيْن لا حَرَجَ فيه، إنما الحَرَجُ فيمَن ليس لديه وفاءٌ للدَّين، وهذا هو الدَّيْن الغالِب.
  • الإنسان عليه أنْ يَتَجنَّبَ الأمور التي يُشْمَتُ بها ويُعاب فيها.
  • بيان عداوة الكفار للمؤمنين وشماتهم بهم عند حلول المصائب.
  • إظهار الأعداء فرحَهم بِبَلِيَّة الإنسان يَشتدُّ على الإنسان من نفس البلية.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya