Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0
Teks Arab
عن أسامة بن زيد رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ».
Terjemahan
Usāmah bin Zaid -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Tidaklah aku tinggalkan setelahku sebuah fitnah yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada fitnah wanita."
Penjelasan
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa beliau tidak meninggalkan ujian yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada perempuan. Jika perempuan tersebut bagian dari keluarganya bisa jadi ia mengikutinya dalam menyelisihi syariat. Jika merupakan perempuan asing maka berupa campur baur dan berkhalwat dengannya, serta kerusakan-kerusakan yang lahir dari tindakan tersebut.
Pelajaran
- 1- Seorang muslim wajib waspada terhadap fitnah perempuan dan menutup semua jalur yang dapat menjerumuskan ke dalam fitnahnya.
- 2- Seorang mukmin harus berlindung kepada Allah dan kembali kepada-Nya agar selamat dari berbagai fitnah.
Penjelasan: العربية
يُخْبِرُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنَّه ما تَرَكَ بعدَه ابتلاءً واختبارًا أضرَّ على الرجال من النساء؛ فإن كانتْ مِن أهلِه فقد يَحصُلُ منه متابعةً لها في مُخالفةِ الشرع، وإن كانت أجنبيةً عنه فباختلاطِه وخَلوتِه بها وما ينتج عن ذلك من مفاسد.
- على المسلم الحذر من فتنة النساء، وسدُّ كلِّ طريق يوجب الفتنة بها.
- ينبغي للمؤمن الاعتصام بالله، والرغبة إليه في السلامة من الفتن.