Ar-Risalah
Hadis

Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu berjabatan tangan, kecuali akan diampuni dosa mereka berdua sebelum keduanya berpisah

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

Sahih berdasarkan semua jalurnyaHR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad

Teks Arab

عَنِ الْبَرَاءِ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا».

Terjemahan

Al-Barā` -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu berjabatan tangan, kecuali akan diampuni dosa mereka berdua sebelum keduanya berpisah."

Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa tidaklah dua orang muslim bertemu di jalan dan semisalnya lalu salah satunya mengucapkan salam kepada yang lain sambil berjabatan tangan kecuali keduanya akan diampuni sebelum mereka berpisah badan atau selesai berjabatan tangan.

Pelajaran

  • 1- Anjuran dan motivasi untuk berjabat tangan saat bertemu.
  • 2- Al-Munāwiy berkata, "Sunah tersebut tidak akan diperoleh kecuali dengan meletakkan tangan kanan pada tangan kanan ketika tidak ada uzur."
  • 3- Anjuran untuk menebarkan salam dan keterangan tentang besarnya pahala jabat tangan seorang muslim dengan muslim yang lain.
  • 4- Dikecualikan dari hadis ini jabat tangan yang diharamkan seperti menjabat tangan wanita ajnabi (bukan mahram).
Penjelasan: العربية

أَخْبَرَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم: أنه ما مِن مُسلِمَين يتلاقَيَان في طريق ونحوه فيُسلِّم أحدُهما على الآخر مُصَافَحَةً باليد إلا غُفِرَ لهما قبل أن يَفْتَرِقَا بالأبدان أو بالفراغ عن المصافحة.

  • استحباب المصافحة عند اللقاء، والحث عليها.
  • قال المناوي: ولا تحصل السنة إلا بوضع اليمنى في اليمنى حيث لا عُذْر.
  • الحث على إفشاء السلام، وبيان عظيم أجر مصافحة المسلم لأخيه المسلم.
  • يستثنى من الحديث المصافحة المُحرَّمة، كمصافحة المرأة الأجنبية.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya