Ar-Risalah
Hadis

Di antara sebaik-baik sumber kehidupan manusia adalah seorang pria yang memegang tali kekang kudanya (berjihad) di jalan Allah.

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

Hadis sahihDiriwayatkan oleh Muslim

Teks Arab

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن رسولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم أنه قالَ: "مِن خَيرِ مَعَاشِ النّاسِ لهم رَجُلٌ مُمْسِكٌ عِنَانَ فَرسِهِ في سبيلِ اللهِ، يَطيرُ على مَتنِهِ كُلَّما سَمِعَ هَيْعَةً أو فَزعَةً، طَارَ عَليه يَبْتَغِي القَتْلَ، أو المَوتَ مَظانَّه، أو رَجلٌ في غُنَيمَةٍ في رأسِ شَعفَةٍ من هذه الشَّعَفِ، أو بطنِ وادٍ من هذه الأوديةِ، يُقيمُ الصلاةَ، ويُؤتِي الزكاةَ، ويَعبدُ ربَّهُ حتى يَأتِيَه اليقينُ، ليسَ من النَّاسِ إلا في خيرٍ".

Terjemahan

Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, dari Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, bahwasanya beliau bersabda, “Di antara sebaik-baik sumber kehidupan manusia adalah seorang pria yang memegang tali kekang kudanya (berjihad) di jalan Allah, ia terbang di atas punggungnya, setiap kali ia mendengar suara atau gemuruh perang, ia terbang di atas punggungnya ketika mendengar panggilan jihad, ia terbang di atas punggungnya karena ingin berperang atau mencari kematian di peperangan; Atau seseorang yang menggembala kambing di puncak gunung yang tinggi, atau di salah satu lembah dari lembah-lembah ini, ia juga menegakkan salat, menunaikan zakat, beribadah kepada Tuhannya hingga kematian menjemputnya, dan tidaklah (ia bersama) manusia melainkan dalam kebaikan.”

Penjelasan

Dalam hadis ini terdapat penjelasan bahwa di antara bentuk pencaharian terbaik bagi manusia adalah orang yang memegang tali kekang kudanya. Dan sabda Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-: “…ia terbang di atas punggungnya, setiap kali ia mendengar suara atau gemuruh perang, ia terbang di atas punggungnya karena ingin berperang atau mencari kematian di medan perang." Maknanya: bahwa ia bersegera naik di atas punggung kudanya, setiap kali ia mendengar suara gemuruh pada saat kedatangan musuh dan suara saat (kaum muslimin) bangkit menghadapi musuh, karena ingin mencari kematian di tempatnya, ia mencari kematian di tempat-tempat yang dia inginkan; karena begitu besar keinginannya meraih mati syahid. Hadis ini juga menunjukkan bahwa menyendiri (uzlah) adalah suatu kebaikan, dan siapa yang tinggal di suatu lembah atau jalan-jalan terpencil, menjauh dari orang banyak, beribadah kepada Allah -'Azza wa Jalla-, tidak (bersinggungan dengan) manusia melainkan dalam kebaikan. Maka ini mengandung kebaikan.

Penjelasan: العربية

في الحديث بيان أن من خير أحوال عيش الناس رجل ممسك عنان فرسه، وقوله -صلى الله عليه و سلم-: "يطير على متنه كلما سمع هيعة أو فزعة طار على متنه يبتغي القتل والموت مظانه"، معناه :يسارع على ظهره وهو متنه، كلما سمع هيعة وهى الصوت عند حضور العدو، والفزعة وهي النهوض إلى العدو، يبتغي القتل مظانه يطلبه في مواطنه التي يرجى فيها؛ لشدة رغبته في الشهادة. وفيه أيضاً دليل على أن العزلة خير ومن كان في مكان من الأودية والشعاب منعزلاً عن الناس، يعبد الله عز وجل ليس من الناس إلا في خير فهذا فيه خير.

  • فضل الجهاد والاستعداد له وترقبه، وتحديث النفس به طلباً للشهادة في سبيل الله -تعالى-.
  • فضيلة اعتزال الناس عند وقوع الفتنة.
  • من خالط الناس ينبغي أن يسلم المسلمون من لسانه ويده.
  • جواز التكسب الحلال برعي الأغنام بعيداً عن الناس.
  • العزلة بسبب الفتن، ينبغي أن لا تحول بين العبد والقيام بالأحكام الشرعية على وجهها.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya