Ar-Risalah
Hadis

Siapa yang menjenguk orang sakit sebelum ajalnya datang, lalu berdoa di sisinya sebanyak tujuh kali: 'As`alullāhal-'aẓīm, rabbal-'arsyil-'aẓīm an yasyfiyak (Au memohon kepada Allah Yang Mahaagung, Pemilik Arasy yang agung, agar menyembuhkanmu),' niscaya Allah menyembuhkannya dari penyakit tersebut

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad

Teks Arab

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ عَادَ مَرِيضًا، لَمْ يَحْضُرْ أَجَلُهُ فَقَالَ عِنْدَهُ سَبْعَ مِرَارٍ: أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ، إِلَّا عَافَاهُ اللَّهُ مِنْ ذَلِكَ الْمَرَضِ».

Terjemahan

Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Siapa yang menjenguk orang sakit sebelum ajalnya datang, lalu berdoa di sisinya sebanyak tujuh kali: 'As`alullāhal-'aẓīm, rabbal-'arsyil-'aẓīm an yasyfiyak (Au memohon kepada Allah Yang Mahaagung, Pemilik Arasy yang agung, agar menyembuhkanmu),' niscaya Allah menyembuhkannya dari penyakit tersebut."

Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan, tidaklah seorang muslim menjenguk muslim lainnya di masa sakitnya sebelum datang waktu kematiannya, kemudian penjenguk mendoakan orang yang sakit dengan doa: As`alullāhal-'aẓīm (Aku memohon kepada Allah Yang Mahaagung) dalam zat-Nya, sifat-Nya dan perbuatan-perbuatan-Nya .. rabbal-'arsyil-'aẓīm an yasyfiyak (Pemilik Arasy yang agung, agar menyembuhkanmu), dan ia mengulanginya tujuh kali, kecuali Allah akan menyembuhkannya dari penyakit tersebut.

Pelajaran

  • 1- Anjuran mendoakan orang yang sakit dengan doa ini dan mengulangnya sebanyak tujuh kali.
  • 2- Terwujudnya kesembuhan bagi orang yang dibacakan padanya doa ini, dengan izin Allah Ta'ala, jika diucapkan dengan tulus dan benar.
  • 3- Doa ini dapat dibaca dengan suara pelan dan suara tinggi, semuanya boleh. Akan tetapi, jika ia perdengarkan kepada orang yang sakit, maka hal itu lebih utama dan lebih afdal karena di dalamnya terkandung hal yang membuatnya bahagia.
Penjelasan: العربية

أَخْبَرَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنه ما مِن مُسلم يَزُوْرُ مسلمًا في مرضه الذي لم يَحضر فيه وقتُ موتِه، ثم دعا الزائرُ للمريضِ بقوله: (أسأل الله العظيم) في ذاته وصفاته وأفعاله، (رب العرش العظيم أن يشفيك)، وأعادَها عليه سَبعَ مرات إلا عافاه الله من ذلك المرض.

  • استحباب الدعاء للمريض بهذا الدعاء، وتَكْرَاره سبع مرات.
  • تحقق الشفاء لمن قيل عنده هذا الدعاء بإذن الله تعالى، إن صدر عن صدق وصلاح.
  • يقول هذا الدعاء سِرًّا وجهرًا، فكلُّ ذلك جائز، ولكن إذا أَسْمَعَ المريضَ فهو الأولى والأفضل؛ لأن فيه إدخالَ السرور عليه.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya