Ar-Risalah
Hadis

Janganlah kalian belajar ilmu untuk membanggakan diri di hadapan ulama untuk mendebat orang-orang bodoh

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Ibnu Majah

Teks Arab

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضي الله عنهما أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا تَعَلَّمُوا الْعِلْمَ لِتُبَاهُوا بِهِ الْعُلَمَاءَ، وَلَا لِتُمَارُوا بِهِ السُّفَهَاءَ، وَلَا تَخَيَّرُوا بِهِ الْمَجَالِسَ، فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ، فَالنَّارُ النَّارُ».

Terjemahan

Jābir bin Abdillah -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Janganlah kalian belajar ilmu untuk membanggakan diri di hadapan ulama untuk mendebat orang-orang bodoh, maupun meraih keunggulan dalam majelis. Siapa yang melakukan hal itu, maka balasannya ialah neraka, neraka."

Penjelasan

Nabi ﷺ memberi peringatan terhadap orang yang belajar ilmu untuk berbangga di hadapan ulama serta menampakkan aku berilmu seperti kalian, atau untuk mendebat orang-orang yang bodoh dan lemah akal, atau belajar agar menjadi pemimpin dalam majelis atau diunggulkan atas yang lainnya. Siapa yang melakukan hal itu maka dia pantas mendapatkan neraka, sebab ia telah pamer dan tidak ikhlas kepada Allah dalam menuntut ilmu.

Pelajaran

  • 1- Ancaman neraka bagi orang yang belajar ilmu demi berbangga, berdebat, atau memimpin majelis, dan lain sebagainya.
  • 2- Urgensi mengikhlaskan niat bagi orang yang belajar ilmu dan mengajarkannya.
  • 3- Niat adalah pondasi amal dan menjadi tolok ukur balasan.
Penjelasan: العربية

حذَّّر النبي صلى الله عليه وسلم من طلب العلم لمفاخرة ومباهاة العلماء، وإظهار أني عالم مثلكم، أو لتخاطبوا وتجادلوا به السفهاء وخِفاف العقول، أو يتعلم لأن يتصدَّر في المجالس، ويُقدَّم على غيره فيها. فمن فعل ذلك؛ فإنه يستحقّ النار بريائه وعدم الإخلاص في طلب العلم لله.

  • الوعيد بالنار لمن تعلَّم العلم ليفاخر به أو يجادل به أو يتصدَّر به المجالس، ونحو ذلك.
  • أهمية إخلاص النية لمن تعلَّم العلم وعلَّمه.
  • النية أساس الأعمال وعليها يكون الجزاء.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya