Ar-Risalah
Hadis

Dahulu kami bersama Nabi ﷺ dan kala itu kami masih remaja yang kuat. Kami belajar keimanan sebelum belajar Al-Qur`an. Kemudian kami belajar Al-Qur`an, maka semakin bertambah iman kami

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Ibnu Majah

Teks Arab

عَنْ جُنْدُبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضيَ اللهُ عنهُ قَالَ: كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِتْيَانٌ حَزَاوِرَةٌ، فَتَعَلَّمْنَا الإِيمَانَ قَبْلَ أَنْ نَتَعَلَّمَ القُرْآنَ، ثُمَّ تَعَلَّمْنَا القُرْآنَ، فَازْدَدْنَا بِهِ إِيمَانًا.

Terjemahan

Jundub bin Abdullah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: "Dahulu kami bersama Nabi ﷺ dan kala itu kami masih remaja yang kuat. Kami belajar keimanan sebelum belajar Al-Qur`an. Kemudian kami belajar Al-Qur`an, maka semakin bertambah iman kami."

Penjelasan

Jundub bin Abdullah -raḍiyallāhu 'anhu- mengatakan, "Kami dahulu bersama Nabi ﷺ, dan saat itu kami masih remaja hampir balig, memiliki fisik yang kuat. Kami belajar dari Nabi ﷺ keimanan sebelum belajar Al-Qur`an, kemudian kami belajar Al-Qur`an, lalu semakin bertambah keimanan kami."

Pelajaran

  • 1- Penjelasan bahwa iman itu bisa bertambah dan berkurang.
  • 2- Skala prioritas dalam pendidikan anak dan upaya kuat untuk mengisi mereka dengan keimanan.
  • 3- Al-Qur`an dapat menambah keimanan, menerangi hati, dan melapangkan dada.
Penjelasan: العربية

قال جندب بن عبد الله رضي الله عنه: كنا مع النبي صلى الله عليه وسلم ونحن فِتْيَان قاربْنا البلوغ، أقوياء أشداء، فتعلَّمنا عند النبي صلى الله عليه وسلم الإيمان قبل أن نتعلَّم القرآن، ثم تعلَّمنا القرآن؛ فازددنا به إيمانًا.

  • بيان أن الإيمان يزيد وينقص.
  • ترتيب الأولويات عند تربية النشء، والحرص على ملئهم بالإيمان.
  • القرآن يزيد الإيمانَ، ويتنوَّر به القلب، وينشرح به الصدر.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya