Ar-Risalah
Hadis

Sempurnakanlah saf yang terdepan kemudian yang berikutnya. Kalaupun ada saf yang kurang (tidak sempurna), jadikan di saf paling belakang

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihHR. Abu Daud dan Nasai

Teks Arab

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَتِمُّوا الصَّفَّ المُقَدَّمَ، ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ، فَمَا كَانَ مِنْ نَقْصٍ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ المُؤَخَّرِ».

Terjemahan

Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Sempurnakanlah saf yang terdepan kemudian yang berikutnya. Kalaupun ada saf yang kurang (tidak sempurna), jadikan di saf paling belakang."

Penjelasan

Nabi ﷺ memerintahkan kaum laki-laki yang mengerjakan salat secara berjamaah agar menyempurnakan saf pertama, baru kemudian menyempurnakan saf setelahnya, dan seterusnya. Apabila didapat kurang pada saf, hendaklah kekurangan tersebut di saf akhir.

Pelajaran

  • 1- Penjelasan sunnah tentang meluruskan saf.
  • 2- Orang-orang yang salat tidak boleh membiarkan kekurangan terjadi pada saf-saf bagian depan, tetapi kekurangan tersebut dijadikan pada saf belakang.
Penjelasan: العربية

أَمَرَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم الرجال المصلين جماعة بإكمال الصف الأول، ثم بتكميل الصف الذي يليه، وهكذا، فإذا وجد نقص في صف فليكن هذا النقص في الصف الأخير.

  • بيان السنة في تسوية الصفوف.
  • على المصلين ألا يتركوا النقص في الصفوف المقدمة، بل يكون النقص في الصف الأخير.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya