Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0
Teks Arab
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَتِمُّوا الصَّفَّ المُقَدَّمَ، ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ، فَمَا كَانَ مِنْ نَقْصٍ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ المُؤَخَّرِ».
Terjemahan
Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Sempurnakanlah saf yang terdepan kemudian yang berikutnya. Kalaupun ada saf yang kurang (tidak sempurna), jadikan di saf paling belakang."
Penjelasan
Nabi ﷺ memerintahkan kaum laki-laki yang mengerjakan salat secara berjamaah agar menyempurnakan saf pertama, baru kemudian menyempurnakan saf setelahnya, dan seterusnya. Apabila didapat kurang pada saf, hendaklah kekurangan tersebut di saf akhir.
Pelajaran
- 1- Penjelasan sunnah tentang meluruskan saf.
- 2- Orang-orang yang salat tidak boleh membiarkan kekurangan terjadi pada saf-saf bagian depan, tetapi kekurangan tersebut dijadikan pada saf belakang.
Penjelasan: العربية
أَمَرَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم الرجال المصلين جماعة بإكمال الصف الأول، ثم بتكميل الصف الذي يليه، وهكذا، فإذا وجد نقص في صف فليكن هذا النقص في الصف الأخير.
- بيان السنة في تسوية الصفوف.
- على المصلين ألا يتركوا النقص في الصفوف المقدمة، بل يكون النقص في الصف الأخير.