Ar-Risalah
Hadis

“Sesungguhnya segala amalan itu tergantung pada niatnya. Sesungguhnya setiap orang akan memperoleh (balasan dari) apa yang diniatkannya

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

SahihDiriwayatkan oleh kedua imam ahli hadis, Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mugīrah bin Bardizbah Al-Bukhārī dan Abul Husain Muslim bin Al-Ḥajjāj bin Muslim Al-Qusyairī An-Naisābūrī

Teks Arab

عَنْ أَمِيرِ المُؤْمِنِينَ أَبِي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رضي الله عنه قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ».

Terjemahan

Amirul Mukiminin Abu Ḥafṣ Umar bin al-Khaṭṭāb -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya segala amalan itu tergantung pada niatnya. Sesungguhnya setiap orang akan memperoleh (balasan dari) apa yang diniatkannya. Siapa yang hijrahnya menuju (keridaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu ke arah (keridaan) Allah dan Rasul-Nya. Sebaliknya, siapa yang hijrahnya karena (harta atau kemegahan) dunia yang dia harapkan atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya.”

Penjelasan

Nabi ﷺ menjelaskan bahwa semua amalan dilihat berdasarkan niat. Kaidah ini berlaku umum di semua perbuatan terkait ibadah dan muamalat. Siapa yang menginginkan suatu manfaat dengan amalnya, dia tidak akan mendapatkan kecuali manfaat itu dan dia tidak mendapatkan pahala. Sebaliknya, siapa yang ingin mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala dengan amalnya, dia akan mendapatkan pahala dan ganjaran dari amalnya itu, walaupun hanya berupa rutinitas biasa seperti makan dan minum. Kemudian Nabi ﷺ membuat perumpamaan untuk menjelaskan pengaruh niat terhadap amal kendati keduanya sama secara potret lahir. Beliau menjelaskan, siapa yang menginginkan rida Tuhannya dalam berhijrah dan meninggalkan negerinya, maka hijrahnya itu ialah hijrah yang disyariatkan serta diterima, yaitu hijrahnya akan diberi pahala karena niat tulusnya. Tetapi, siapa yang menginginkan manfaat duniawi dengan hijrahnya, berupa harta, kedudukan, bisnis, atau istri, maka dia tidak akan dapatkan dari hijrahnya itu kecuali manfaat yang diniatkannya dan dia tidak mendapatkan pahalanya.

Pelajaran

  • 1- Motivasi untuk selalu ikhlas (dalam beramal) karena Allah tidak menerima kecuali amal yang diniatkan untuk meraih wajah-Nya.
  • 2- Amalan yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ, jika dikerjakan oleh seorang hamba sebagai kebiasaan saja, maka perbuatan itu tidak akan diberikan pahala, kecuali diniatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  • 3- Niat merupakan pembeda antara satu ibadah dan ibadah lainnya, serta membedakan antara ibadah dan aktivitas yang bersifat kebiasaan.
Penjelasan: العربية

يُبَيِّنُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنَّ كل الأعمال معتبرة بالنية، وهذا الحكم عام في جميع الأعمال من العبادات والمعاملات، فمن قصد بعمله منفعةً لم يَنَلْ إلا تلك المنفعة ولا ثواب له، ومن قصد بعمله التقرب إلى الله تعالى نال من عمله المثوبة والأجر ولو كان عملًا عاديًّا، كالأكل والشرب. ثم ضرب صلى الله عليه وسلم مثلًا لبيان تأثير النية في الأعمال مع تساويهما في الصورة الظاهرة، فبَيَّن أنَّ من قصد بهجرته وترك وطنه ابتغاء مرضات ربه، فهجرته هجرة شرعية مقبولة يثاب عليها لصدق نيته، ومن قصد بهجرته منفعةً دنيوية، من مال، أو جاه، أو تجارة، أو زوجة، فلا ينال من هجرته إلا تلك المنفعة التي نواها، ولا نصيب له من الأجر والثواب.

  • الحث على الإخلاص، فإن الله لا يقبل من العمل إلا ما ابتُغي به وجهه.
  • الأعمال التي يُتَقَرَّبُ بها إلى الله عز وجل إذا فعلها المكلف على سبيل العادة ليس له ثواب عليها، حتى يقصِدَ بها التقرب إلى الله.
  • النية يفرق بها بين العبادات بعضها عن بعض وأيضًا العبادات عن العادات.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya