Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0
Teks Arab
عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ العَاصِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يَكُونَ هَوَاهُ تَبَعًا لِمَا جِئْتُ بِهِ».
Terjemahan
Abu Muhammad Abdullah bin 'Amr bin al-'Āṣ -raḍiyallāhu 'anhuma- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga hawa nafsunya mengikuti ajaran yang aku bawa."
Penjelasan
Nabi ﷺ menjelaskan bahwa seseorang tidak disebut telah memiliki kesempurnaan keimanan yang wajib hingga rasa cintanya mengikuti apa yang dibawa oleh Rasul ﷺ berupa: perintah-perintah, larangan-larangan, dan lainnya. Sebab itu, ia harus mencintai perkara yang beliau perintahkan serta membenci perkara yang beliau larang.
Pelajaran
- 1- Hadis ini merupakan kaidah dalam hal sikap untuk menerima syariat dan tunduk kepadanya.
- 2- Peringatan bagi manusia dari sikap yang menjadikan akal dan adat kebiasaan sebagai hukum serta dari sikap mendahulukannya atas ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ. Pelaku hal tersebut dianggap keimanannya telah sirna.
- 3- Wajib berhukum dengan syariat dalam segala perkara, hal ini berdasarkan sabda beliau, "Apa yang aku bawa."
- 4- Iman itu bertambah dengan melakukan ketaatan dan berkurang dengan melakukan kemaksiatan.
Penjelasan: العربية
بين النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أن الإنسان لا يكونا مؤمنًا كامل الإيمان الواجب حتى تكون محبته تابعة لما جاء به الرسول صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ من الأوامر والنواهي وغيرها، فيحب ما أمر به، ويكْرَهُ ما نَهَى عنه.
- الحديث قاعدة في التسليم للشرع والانقياد له.
- تحذير الإنسان من أن من يحكم العقل أو العادة ويقدمه على ما جاء به الرسول صلى الله عليه وسلم، ففاعل ذلك قد نُفي الإيمان عنه.
- وجوب تحكيم الشريعة في كل شيء، لقوله: «لِمَا جِئتُ به».
- أن الإيمان يزيد بالطاعة وينقص بالمعصية.