Ar-Risalah
Hadis

Sesungguhnya kami masuk menemui penguasa-penguasa kami, lalu kami mengatakan pada mereka hal yang berbeda dengan apa yang kami katakan ketika telah keluar dari hadapannya. Ia berkata, "Kami dulu, di masa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menganggap hal ini sebagai kemunafikan."

Sumber: HadeethEnc.com, Bahasa Indonesia v1.22.0

Hadis sahihDiriwayatkan oleh Bukhari

Teks Arab

عن محمد بن زيد: أن نَاسًا قالوا لجده عبد الله بن عمر رضي الله عنهما : إنا ندخل على سَلاطِينِنَا فنقول لهم بخلاف ما نتكلم إذا خرجنا من عندهم، قال: كنا نَعُدُّ هذا نفاقا على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم .

Terjemahan

Dari Muhammad bin Zaid bahwa sekelompok orang berkata pada kakeknya, Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā-, "Sesungguhnya kami masuk menemui penguasa-penguasa kami, lalu kami mengatakan pada mereka hal yang berbeda dengan apa yang kami katakan ketika telah keluar dari hadapannya." Ia berkata, "Kami dulu, di masa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menganggap hal ini sebagai kemunafikan."

Penjelasan

Dari Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- bahwa sekelompok orang datang padanya dan mengatakan, "Kami menemui penguasa-penguasa kami, lalu kami mengatakan suatu perkataan pada mereka, akan tetapi ketika kami telah keluar dari hadapannya kami mengatakan perkataan yang berbeda." Ia menjawab, "Kami dulu, di masa Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, menganggap perbuatan itu sebagai kemunafikan. Karena mereka bicara dan berdusta, berkhianat dan tidak memberi nasihat. Yang wajib dilakukan oleh orang yang menemui penguasa baik panglima, menteri, pemimpin maupun raja adalah ia mengungkapkan suatu perkara sesuai hakekatnya.

Penjelasan: العربية

عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما أن أناسًا جاءوا إليه وقالوا: إننا ندخل على سلاطيننا فنقول لهم قولاً ولكن إذا خرجنا من عندهم قلنا بخلافه، فقال: كنا نعد ذلك نفاقاً على عهد النبي صلى الله عليه وسلم ، وذلك لأنهم حدثوا فكذبوا وخانوا ما نصحوا، فالواجب على من دخل على السلاطين من الأمراء والوزراء والرؤساء والملوك الواجب عليه أن يتكلم بالأمر على حقيقته.

  • الصدق بحضرة الناس وغيابهم هو من صفات المؤمنين.
  • من أنواع النفاق التكلم بكلام أمام الناس ومخالفته عند غيبتهم.
  • محاولة التقرب إلى الناس بالكذب سبب للإفساد بين الناس.
  • المسلم يبذل النصيحة للحاكم، ولا ينافق له لأجل منفعة دنيوية.
  • الرياء معناه العمل الذي ظاهره طاعة الله، وحقيقته صرفه لغيره -تعالى-.

Topik

Laporkan kesalahan

Lainnya