Ar-Risalah

يوسف

Yusuf (Nabi Yusuf a.s.)

111 ayatMakkiyahJuz 12

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 102

    ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۖ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ أَجْمَعُوٓا۟ أَمْرَهُمْ وَهُمْ يَمْكُرُونَ

    102. Itulah sebagian berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), padahal engkau tidak berada di samping mereka, ketika mereka bersepakat mengatur tipu muslihat (untuk memasukkan Yusuf ke dalam sumur).

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 102

    (102) Tatkala Allah menceritakan kisah ini kepada Muham-mad, Allah berfirman kepada beliau, ﴾ ذَٰلِكَ ﴿ "Demikian itu", yaitu (para nabi) yang Kami beritahukan kepadamu ﴾ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلۡغَيۡبِ ﴿ "(adalah) di antara berita-berita yang ghaib", yang bila tidak Kami wahyukan kepadamu, tentulah kisah agung tersebut tidak akan sampai kepa-damu. Sesungguhnya engkau tidak hadir ﴾ لَدَيۡهِمۡ إِذۡ أَجۡمَعُوٓاْ أَمۡرَهُمۡ ﴿ "di sisi mereka ketika mereka memutuskan rencananya (untuk memasukkan Yusuf ke dalam sumur)", yakni para saudara Yusuf ﴾ وَهُمۡ يَمۡكُرُونَ ﴿ "dan mereka sedang mengatur tipu daya", kepadanya, ketika mereka telah saling bertekad untuk memisahkannya dari sang ayah dalam kondisi yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah تعالى saja, dan tidak mungkin ada orang yang sanggup mengetahuinya kecuali dengan pemberitahuan dari Allah kepadanya. Sebagaimana halnya Allah menceritakan kisah Musa dan peristiwa yang terjadi pada beliau. Dia menyebutkan sebuah keadaan yang tidak ada cara bagi manu-sia untuk mengetahuinya melainkan dengan melalui wahyu. Allah berfirman, ﴾ وَمَا كُنتَ بِجَانِبِ ٱلۡغَرۡبِيِّ إِذۡ قَضَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَى ٱلۡأَمۡرَ وَمَا كُنتَ مِنَ ٱلشَّٰهِدِينَ 44 ﴿ "Dan tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang menyaksikan." (Al-Qashash: 44), ini merupakan petunjuk yang sangat tajam bahwa risalah yang di-bawa oleh Rasulullah adalah benar adanya.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 102 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAr-Ra’d (Guruh)الرعد

Laporkan kesalahan

Lainnya