النحل
An-Nahl (Lebah)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 46
أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِى تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ
46. atau Allah mengazab mereka pada waktu mereka dalam perjalanan; sehingga mereka tidak berdaya menolak (azab itu),
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 45 - 47
(45-47) Ini adalah intimidasi dari Allah terhadap orang-orang yang kufur, mendustakan dan suka berbuat berbagai jenis maksiat berupa siksaan yang Allah timpakan kepada mereka dalam kelengahan mereka tanpa mereka sadari, baik dengan menimpakan siksa pada mereka dari arah atas atau dari arah bawah mereka dengan cara menenggelamkan bumi atau bentuk lainnya. Atau saat mereka mondar-mandir, sibuk, tanpa terbetik datangnya siksaan pada benak mereka. Atau manakala mereka dirundung rasa takut oleh siksa. Mereka tidak mampu melumpuh-kan Allah dalam setiap kondisi di atas. Mereka itu berada di bawah genggamanNya. Ubun-ubun mereka berada di TanganNya. Akan tetapi, Dia Maha Pemurah lagi Penyayang, tidak menyegerakan siksa pada orang-orang yang berbuat maksiat. Bahkan memberikan penangguhan bagi mereka dan memaafkan mereka dan tetap men-curahkan rizki kepada mereka. Sementara itu, mereka masih saja menyakiti Allah dan mengganggu wali-waliNya. Walaupun de-mikian (sepak-terjang mereka), Allah masih membukakan pintu taubat bagi mereka, mengajak mereka untuk meninggalkan per-buatan-perbuatan jelek yang membahayakan mereka, dan memberi-kan janji kepada mereka dengan kemuliaan yang paling tinggi dan ampunan atas dosa-dosa yang berasal dari mereka. Hendaknya orang-orang jahat malu kepada Rabbnya, ketika nikmat-nikmat-Nya senantiasa terkucurkan pada dirinya setiap (detik), sedangkan maksiat-maksiatnya selalu mengarah kepada Rabbnya setiap waktu. Hendaknya dia mengetahui bahwasanya Allah sedang memberikan penangguhan, bukan mengesampingkannya. Bila Allah mulai menyiksa orang yang bermaksiat, maka Dia menyiksanya dengan siksaan Dzat Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa. Mestinya dia bertaubat kepadaNya dan kembali dalam seluruh urusannya kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bersegeralah, bersegeralah menjemput rahmat Allah yang luas dan kebaikanNya yang merata, dan meniti jalan-jalan yang meng-hubungkan kepada kemurahan Allah, Rabb Yang Maha Pengasih. Ketahuilah, itu adalah ketakwaan kepadaNya dan mengamalkan amalan yang Dia cintai dan ridhai.
Tindakan ayat