Ar-Risalah

النحل

An-Nahl (Lebah)

128 ayatMakkiyahJuz 14

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 60

    لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ مَثَلُ ٱلسَّوْءِ ۖ وَلِلَّهِ ٱلْمَثَلُ ٱلْأَعْلَىٰ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

    60. Bagi orang-orang yang tidak beriman pada (kehidupan) akhirat, (mempunyai sifat yang buruk; dan Allah mempunyai sifat Yang Mahatinggi. Dan Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 60

    (60) Manakala ini termasuk perumpamaan buruk yang di-lekatkan kepada Allah oleh para musuhNya dari kalangan kaum musyrikin, maka Allah berfirman, ﴾ لِلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ مَثَلُ ٱلسَّوۡءِۖ ﴿ "Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk," yaitu sifat negatif dan aib yang klimaks, ﴾ وَلِلَّهِ ٱلۡمَثَلُ ٱلۡأَعۡلَىٰۚ ﴿ "dan Allah mempunyai sifat yang Mahatinggi," maksudnya setiap sifat kesempurnaan. Dan setiap kesempurnaan di alam semesta ini, maka Allah lebih berhak dengannya tanpa mengakibatkan efek kekura-ngan dari sisi manapun. Dan Allah mempunyai sifat yang Maha-tinggi di hati para waliNya, berupa pengagungan, penghormatan, kecintaan, inabah dan ma'rifah, ﴾ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ﴿ "dan Dia-lah Yang Maha-perkasa," yang mengalahkan segala sesuatu, dan semua makhluk tunduk kepadaNya secara keseluruhan, ﴾ ٱلۡحَكِيمُ ﴿ "lagi Mahabijaksa-na," yang telah meletakkan segala sesuatu (persis) pada tempatnya, tidak menetapkan perintah atau berbuat kecuali yang berdampak pujian dan sanjungan atas kesempurnaanNya dalam urusan itu.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 60 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Israa’ (Perjalanan Malam)الإسراء

Laporkan kesalahan

Lainnya