Ar-Risalah

الإسراء

Al-Israa’ (Perjalanan Malam)

111 ayatMakkiyahJuz 15

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 47

    نَّحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَسْتَمِعُونَ بِهِۦٓ إِذْ يَسْتَمِعُونَ إِلَيْكَ وَإِذْ هُمْ نَجْوَىٰٓ إِذْ يَقُولُ ٱلظَّـٰلِمُونَ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًا مَّسْحُورًا

    47. Kami lebih mengetahui apa yang mereka dengarkan sewaktu mereka mendengarkan engkau (Muhammad), dan sewaktu mereka berbisik-bisik (yaitu) ketika orang zalim itu berkata, “Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir.”

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 47

    (47) ﴾ نَّحۡنُ أَعۡلَمُ بِمَا يَسۡتَمِعُونَ بِهِۦٓ ﴿ "Kami lebih mengetahui dalam keadaan bagaimana mereka mendengarkan," maksudnya, sesungguhnya Kami menghambat mereka dari perolehan manfaat tatkala mendengar-kan al-Qur`an, karena Kami tahu bahwa niatan-niatan mereka jelek. Mereka ingin mencari-cari kekurangan sekecil apa pun untuk tuju-an mendiskreditkan al-Qur`an, tujuan mendengarnya mereka bukan untuk mencari petunjuk dan menerima kebenaran. Mereka tetap bertekad untuk tidak mengikuti al-Qur`an. Maka barangsiapa ke-adaannya demikian adanya, niscaya mendengarkan al-Qur`an tidak akan berguna baginya sedikit pun. Untuk itu, Allah berfirman, ﴾ إِذۡ يَسۡتَمِعُونَ إِلَيۡكَ وَإِذۡ هُمۡ نَجۡوَىٰٓ ﴿ "sewaktu mereka mendengarkan kamu, dan sewaktu mereka berbisik-bisik," yaitu mereka saling berbisik, ﴾ إِذۡ يَقُولُ ٱلظَّٰلِمُونَ ﴿ "yaitu) ketika orang-orang zhalim itu berkata," dalam pembicaraan me-reka yang lirih ﴾ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلٗا مَّسۡحُورًا ﴿ "Kamu tidak lain hanyalah meng-ikuti seorang laki-laki yang kena sihir." Maka apabila seperti ini bentuk bisikan kezhaliman yang beredar di antara mereka, dan mereka telah mengembangkan opini (mereka) bahwa Rasulullah itu terkena sihir, berarti mereka tidak mau menghiraukan perkataan beliau, dan sedang mengigau, tidak paham apa yang dikatakan.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 47 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Kahfi (Gua)الكهف

Laporkan kesalahan

Lainnya