Ar-Risalah

الإسراء

Al-Israa’ (Perjalanan Malam)

111 ayatMakkiyahJuz 15

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 88

    قُل لَّئِنِ ٱجْتَمَعَتِ ٱلْإِنسُ وَٱلْجِنُّ عَلَىٰٓ أَن يَأْتُوا۟ بِمِثْلِ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِۦ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

    88. Katakanlah, “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa (dengan) Al-Qur`ān ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekali pun mereka saling membantu satu sama lain.”

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 88

    (88) Ini adalah dalil yang pasti dan petunjuk yang terang atas kebenaran dan kelurusan apa yang dibawa Rasulullah ﷺ. Allah menantang kalangan manusia dan jin supaya mendatangkan se-suatu yang serupa dengan al-Qur`an. Allah memberitahukan bah-wasanya mereka tidak akan pernah mampu mendatangkan sesuatu yang semisal al-Qur`an. Meskipun mereka saling bekerjasama untuk itu, mereka tidak akan mampu. Maka terjadilah sebagaimana yang dikabarkan Allah تعالى. Sesungguhnya motivasi-motivasi dari musuh Allah yang men-dustakan al-Qur`an sangat banyak untuk membantah (al-Qur`an) yang beliau bawa dengan cara apa pun. Padahal mereka adalah orang-orang yang ahli dalam bahasa dan kefashihan. Seandainya mereka memiliki keahlian dan kemampuan sedikit saja untuk itu, tentu mereka akan melakukannya. Dengan itu bisa diketahui bah-wasanya mereka itu tertunduk sangat dalam secara suka rela mau-pun terpaksa. Mereka itu terlalu lemah untuk mengadakan penen-tangan terhadap al-Qur`an. Bagaimana mungkin makhluk yang berasal dari tanah, me-miliki kekurangan dari segala sisi, –yang tidak mempunyai ilmu, kemampuan, kemauan, keinginan, pembicaraan dan kesempurnaan melainkan datang dari Rabbnya– dapat menantang perkataan Rabb bumi dan langit, Dzat yang mengetahui segala perkara yang ter-sembunyi, Dzat yang memiliki kesempurnaan dan pujian yang mutlak dan kemuliaan yang agung, Dzat yang seandainya lautan itu dijadikan tinta kemudian ditambahkan lagi tujuh lautan sebagai tambahan dan seluruh pepohonan dijadikan pena untuk menulis-kan kalimat-kalimatNya, tentulah tinta-tinta itu akan habis dan pena-pena rusak, sementara kalimat-kalimatNya belum selesai dituliskan? Sebagaimana tidak ada satu makhluk pun yang menyerupai Allah dalam sifat-sifatNya, maka PerkataanNya termasuk sifat-sifat Allah yang tidak ada seorang pun yang dapat menyerupai Allah di dalamnya. Tidak ada sesuatu pun yang menyerupaiNya, baik dalam dzat, sifat, nama maupun perbuatanNya. Maka celakalah orang yang menyamakan Kalamullah dengan perkataan makhluk dan menyangka bahwa Muhammad-lah yang mengada-adakan hal itu atas Nama Allah dan membuatnya sendiri.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 88 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Kahfi (Gua)الكهف

Laporkan kesalahan

Lainnya