Ar-Risalah

الإسراء

Al-Israa’ (Perjalanan Malam)

111 ayatMakkiyahJuz 15

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 89

    وَلَقَدْ صَرَّفْنَا لِلنَّاسِ فِى هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٍ فَأَبَىٰٓ أَكْثَرُ ٱلنَّاسِ إِلَّا كُفُورًا

    89. Dan sungguh, Kami telah menjelaskan berulang-ulang kepada manusia dalam Al-Qur`ān ini dengan bermacam-macam perumpamaan, tetapi kebanyakan manusia tidak menyukainya bahkan mengingkari(nya).

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 89 - 93

    (89-93) Allah تعالى berfirman, ﴾ وَلَقَدۡ صَرَّفۡنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٖ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam al-Qur`an ini tiap-tiap macam perumpamaan," maksudnya Kami telah memvariasikan nasihat-nasihat dan perumpamaan-perumpamaan. Kami mengulang-ulangi maknanya supaya para hamba itu bisa mengambil pelajaran, sehingga mereka akan menjadi ingat dan takut kepada Allah. Akan tetapi, hanya sedikit dari mereka yang ingat. Yaitu orang-orang yang telah Allah tetapkan dengan keba-hagiaan dan membantu mereka dengan taufikNya. Adapun ke-banyakan manusia, maka mereka enggan berbuat kecuali meng-ingkari kenikmatan yang sangat besar dari segala sisi. Mereka me-nampik tanda-tanda kebesaran Allah terhadap beliau dengan usu-lan ayat-ayat yang mereka buat sendiri yang zhalim lagi bodoh. Mereka berkata kepada Rasulullah yang datang membawa al-Qur`an yang penuh dengan petunjuk dan ayat-ayatNya, ﴾ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفۡجُرَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَرۡضِ يَنۢبُوعًا ﴿ "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dan bumi untuk kami," yaitu sungai yang mengalir, ﴾ أَوۡ تَكُونَ لَكَ جَنَّةٞ مِّن نَّخِيلٖ وَعِنَبٖ ﴿ "atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur," sehingga kamu tidak perlu berjalan bolak-balik keluar masuk pasar ﴾ أَوۡ تُسۡقِطَ ٱلسَّمَآءَ كَمَا زَعَمۡتَ عَلَيۡنَا كِسَفًا ﴿ "atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu katakan," sebagai bagian dari azab ﴾ أَوۡ تَأۡتِيَ بِٱللَّهِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ قَبِيلًا ﴿ "atau kamu datang-kan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami," yaitu semuanya atau langsung berhadapan dan dapat dilihat langsung, mempersaksikan kebenaran risalah yang engkau bawa. ﴾ أَوۡ يَكُونَ لَكَ بَيۡتٞ مِّن زُخۡرُفٍ ﴿ "Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas," yaitu ru-mah yang berhiaskan emas dan benda mulia lainnya ﴾ أَوۡ تَرۡقَىٰ فِي ٱلسَّمَآءِ ﴿ "atau kamu naik ke langit," dengan cara naik yang bisa disaksikan indera ﴾ و َ ﴿ "dan" meskipun d e m i k i a n ﴾ وَلَن نُّؤۡمِنَ لِرُقِيِّكَ حَتَّىٰ تُنَزِّلَ عَلَيۡنَا كِتَٰبٗا نَّقۡرَؤُهُۥۗ ﴿ "kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah Kitab yang kami baca." Maka ketika penentangan, upaya-upaya pelumpuhan, dan perkataan orang yang paling bodoh dan paling zhalim ini mengan-dung penolakan terhadap kebenaran, sikap kurang ajar terhadap Allah, dan (pemaksaan) terhadap Rasulullah supaya mendatang-kan ayat-ayat, maka Allah memerintahkan beliau supaya menyuci-kanNya. Allah berfirman, ﴾ قُلۡ سُبۡحَانَ رَبِّي ﴿ "Katakanlah, 'Mahasuci Rabb-ku'," dari perkataan kalian (yang rusak) dengan penyucian yang setinggi-tingginya. Mahasuci Allah dari menjadikan hukum-hukum dan ayat-ayatNya mengikuti hawa nafsu mereka yang rusak dan pemikiran mereka yang sesat. ﴾ هَلۡ كُنتُ إِلَّا بَشَرٗا رَّسُولٗا ﴿ "Bukankah aku ini melainkan (hanya) seorang manusia yang menjadi rasul?" yang tidak memiliki kekuasaan sama sekali.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 89 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Kahfi (Gua)الكهف

Laporkan kesalahan

Lainnya