Ar-Risalah

الكهف

Al-Kahfi (Gua)

110 ayatMakkiyahJuz 15

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 25

    وَلَبِثُوا۟ فِى كَهْفِهِمْ ثَلَـٰثَ مِا۟ئَةٍ سِنِينَ وَٱزْدَادُوا۟ تِسْعًا

    25. Dan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 25 - 26

    (25-26) Tatkala Allah melarang Rasulullah meminta fatwa kepada ahli kitab tentang perkara Ashhabul Kahfi karena mereka tidak memiliki ilmu tentang hal itu, sedangkan Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui hal yang ghaib maupun yang nyata dan Maha mengetahui segala sesuatu, maka Allah memberitahukan kepada RasulNya tentang berapa lama mereka tinggal. Ilmu tentang hal itu hanyalah milik Allah, karena termasuk perkara yang ter-sembunyi di langit dan bumi. Keghaiban kejadian itu menjadi hak khususNya. Dan apa yang Allah beritakan melalui lisan-lisan Rasul-Nya merupakan kebenaran yang diyakini yang tidak ada keraguan padanya. Dan berita yang tidak Allah beritahukan kepada para RasulNya, maka tidak ada seorang pun dari makhluk yang dapat mengetahuinya. Firman Allah, ﴾ أَبۡصِرۡ بِهِۦ وَأَسۡمِعۡۚ ﴿ "Alangkah terang penglihatanNya dan alangkah tajam pendengaranNya," kekaguman terhadap kesem-purnaan pendengaran dan penglihatanNya serta jangkauan kedua-nya terhadap seluruh obyek yang didengar dan obyek-obyek yang terlihat setelah Dia mengabarkan tentang ilmuNya yang meliputi segala sesuatu yang diketahui, kemudian Allah menyatakan ke-esaanNya dalam penjagaan yang umum dan khusus. Dia-lah Pe-melihara yang berwenang mengatur seluruh alam semesta dan Pemelihara bagi hamba-hambaNya yang beriman, mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya, memberikan taufik bagi mereka menuju jalan yang mudah, dan menjauhkan mereka dari kesulitan. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ مَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَلِيّٖ ﴿ "Tidak ada seorang pelindung etelah Dia rhadap seluruh obyek pun bagi mereka selain dariNya." Maksud-nya, Dia-lah yang mengurus perkara Ashhabul Kahfi dengan kelem-butan dan kemuliaanNya, tidak menyerahkan urusan mereka kepada seorang pun dari kalangan makhlukNya. ﴾ وَلَا يُشۡرِكُ فِي حُكۡمِهِۦٓ أَحَدٗا 26 ﴿ "Dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutuNya dalam menetapkan keputusan." Ini mencakup ke-putusan takdir yang bersifat kauni dan syar'i. Sesungguhnya Allah adalah Pemutus keputusan di tengah makhlukNya baik dalam masalah keputusan, ketetapan takdir, penciptaan, dan pengaturan, dan Dzat yang menjadi hakim pada mereka dengan perintah dan laranganNya, pahala dan hukumanNya. Tatkala Allah menceritakan bahwa bagiNya perkara-perkara yang tersembunyi di langit dan bumi, maka tidak ada cara bagi makhluk untuk mengetahuinya kecuali melalui berita yang Allah kabarkan kepada para hambaNya. Al-Qur`an telah menghimpun banyak sekali perkara ghaib. Allah تعالى memerintahkan supaya meresponnya. Allah berfirman,

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 25 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaMaryam (Siti Maryam)مريم

Laporkan kesalahan

Lainnya