Ar-Risalah

الكهف

Al-Kahfi (Gua)

110 ayatMakkiyahJuz 15

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 98

    قَالَ هَـٰذَا رَحْمَةٌ مِّن رَّبِّى ۖ فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ رَبِّى جَعَلَهُۥ دَكَّآءَ ۖ وَكَانَ وَعْدُ رَبِّى حَقًّا

    98. Dia (Zulkarnain) berkata, “(Dinding) ini adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila janji Tuhanku sudah datang, Dia akan menghancurluluhkannya. Dan janji Tuhanku itu benar.”

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 98

    (98) Setelah dia melakukan tindakan yang indah dan (mem-bangun) peninggalan yang agung ini, maka dia menisbatkan kenik-matan itu kepada Allah. Dia berkata, ﴾ هَٰذَا رَحۡمَةٞ مِّن رَّبِّيۖ ﴿ "Ini (dinding) adalah rahmat dari Rabbku," maksudnya berasal dari keutamaan dan kebaikanNya yang tercurahkan bagiku. Inilah kondisi para khali-fah (penguasa) yang shalih, saat mereka menerima kenikmatan yang agung dari Allah, niscaya rasa syukur, penetapan, dan pengakuan terhadap kenikmatan Allah semakin meningkat. Seperti yang di-katakan oleh Sulaiman عليه السلام ketika singgasana ratu Saba` muncul di hadapannya, padahal jaraknya sangat jauh. Beliau berkata, ﴾ هَٰذَا مِن فَضۡلِ رَبِّي لِيَبۡلُوَنِيٓ ءَأَشۡكُرُ أَمۡ أَكۡفُرُۖ ﴿ "Ini termasuk karunia Rabbku untuk mengujiku apakah aku ber-syukur atau mengingkari (nikmatNya)." (An-Naml: 40). Berbeda halnya dengan orang-orang yang sombong, takabur, dan congkak di atas bumi ini, kenikmatan-kenikmatan yang besar semakin menambah keburukan dan kesombongan mereka. Seperti yang dikatakan oleh Qarun tatkala dikaruniai Allah perbendaharaan kekayaan yang (berat) kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sekumpulan orang kuat-kuat. Dia berkata, ﴾ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُۥ عَلَىٰ عِلۡمٍ عِندِيٓۚ ﴿ "Sesungguhnya aku hanya diberi harta karena ilmu yang ada padaku." (Al-Qashash: 78). Dan FirmanNya, ﴾ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّي ﴿ "Maka apabila sudah datang janji Rabbku," yaitu janji kemunculan Ya'juj dan Ma'juj ﴾ جَعَلَهُۥ دَكَّآءَۖ ﴿ "Dia akan menjadikannya hancur luluh," menghancurkan dinding yang kuat dan kokoh itu sehingga roboh dan rata dengan tanah, ﴾ وَكَانَ وَعۡدُ رَبِّي حَقّٗا 98 ﴿ "dan janji Rabbku itu adalah benar."

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 98 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaMaryam (Siti Maryam)مريم

Laporkan kesalahan

Lainnya