Ar-Risalah

طه

Taahaa

135 ayatMakkiyahJuz 16

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 88

    فَأَخْرَجَ لَهُمْ عِجْلًا جَسَدًا لَّهُۥ خُوَارٌ فَقَالُوا۟ هَـٰذَآ إِلَـٰهُكُمْ وَإِلَـٰهُ مُوسَىٰ فَنَسِىَ

    88. kemudian (dari lubang api itu) dia (Samiri) mengeluarkan (patung) anak sapi yang bertubuh dan bersuara[520] untuk mereka, maka mereka berkata, “Inilah Tuhanmu dan Tuhannya Musa, tetapi dia (Musa) telah lupa.”

    Catatan kaki

    [520]. Lihat catatan Surah Al-A'rāf (7) : 148.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 87 - 88

    (87-88) Maknanya, mereka berkata kepada Musa, "Tidak-lah kami berbuat sesuatu yang telah kami lakukan dengan kesenga-jaan dan kemauan sendiri. Akan tetapi, penyebab yang mendorong kami untuk melakukannya ialah kami sudah berbuat dosa disebab-kan perhiasan-perhiasan kaum itu yang berada pada kami. Mereka itu, menurut keterangan mereka telah meminjam perhiasan yang banyak dari seorang suku Qibthi. Mereka pergi bersamanya, membuangnya (ke dalam lubang api. Ed) dan mengumpulkannya (kembali) ketika Musa pergi untuk mempertanyakan kepadanya bila beliau sudah kembali. Sementara itu, Samiri telah mengetahui peristiwa tenggelam-nya (Fir'aun dan para pengikutnya) melalui jejak Rasul. Maka jiwa-nya memandang baik untuk mengambil satu genggam dari bekas jejak Rasul. Dan bila dia lemparkan pada suatu obyek, niscaya akan menjadi hidup, sebagai bahan fitnah dan ujian. Ia pun melempar-kannya pada (patung anak sapi itu yang telah dia buat dalam bentuk patung) anak sapi. Anak sapi itu pun bergerak-gerak dan memiliki suara dan bunyi. Mereka berkata, "Sesungguhnya Musa sedang mencari Rabbnya, padahal Dia di sini. Tetapi Musa telah melupakannya."

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 88 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Anbiyaa’ (Para Nabi)الأنبياء

Laporkan kesalahan

Lainnya