Ar-Risalah

طه

Taahaa

135 ayatMakkiyahJuz 16

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 96

    قَالَ بَصُرْتُ بِمَا لَمْ يَبْصُرُوا۟ بِهِۦ فَقَبَضْتُ قَبْضَةً مِّنْ أَثَرِ ٱلرَّسُولِ فَنَبَذْتُهَا وَكَذَٰلِكَ سَوَّلَتْ لِى نَفْسِى

    96. Dia (Samiri) menjawab, “Aku mengetahui sesuatu yang tidak mereka ketahui, jadi aku ambil segenggam (tanah dari) jejak rasul[521] lalu aku melemparkannya (ke dalam api itu), demikianlah nafsuku membujukku.”

    Catatan kaki

    [521]. Yang dimaksud dengan “jejak rasul” di sini adalah ajaran-ajarannya. Menurut paham ini, Samiri mengambil sebagian ajaran Musa kemudian dilemparkannya ajaran-ajaran itu sehingga dia menjadi sesat. Menurut sebagian mufassir, yang dimaksud dengan “jejak rasul” ialah jejak telapak kuda Jibril -'alaihissalām-, artinya Samiri mengambil segumpal tanah dari jejak telapak kuda itu lalu melemparkannya ke dalam logam yang sedang dihancurkan sehinga logam itu berbentuk anak sapi yang mengeluarkan suara.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 95 - 96

    (95-96) Ada apa denganmu wahai Samiri hingga berbuat apa yang telah engkau lakukan? Dia menjawab, ﴾ بَصُرۡتُ بِمَا لَمۡ يَبۡصُرُواْ بِهِۦ ﴿ "Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahuinya," yaitu Jibril عليه السلام yang menunggang kuda. Ia sempat menyaksikan Jibril ketika mereka keluar dari laut dan tenggelamnya Fir'aun dan pasu-kannya, berdasarkan pada penjelasan para ulama tafsir.﴾ فَقَبَضۡتُ قَبۡضَةٗ مِّنۡ أَثَرِ ﴿ "Maka aku ambil segenggam dari jejak," telapak kaki kudanya. Lalu aku melemparkan genggaman itu pada anak sapi.﴾ وَكَذَٰلِكَ سَوَّلَتۡ لِي نَفۡسِي 96 ﴿ "Dan demikianlah nafsuku membujukku," agar aku menggenggamnya dan menyebarkannya. Maka jadilah apa yang telah terjadi.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 96 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Anbiyaa’ (Para Nabi)الأنبياء

Laporkan kesalahan

Lainnya