المؤمنون
Al-Mu’minun (Golongan yang Beriman)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 103
وَمَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فِى جَهَنَّمَ خَـٰلِدُونَ
103. Dan barang siapa ringan timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 103
(103) ﴾ وَمَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴿ "Dan barangsiapa yang ringan timbang-annya," maksudnya timbangan amalan-amalan buruknya lebih berat dari kebaikan-kebaikannya dan kesalahan-kesalahannya meling-kupinya, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ ﴿ "maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri," segala kerugian selain kerugian ini adalah sepele, bila dibandingkan dengan kerugian itu. Akan tetapi kerugian itu benar-benar berat. Akibat buruknya tidak bisa ditang-gulangi dan kebaikan yang lenyap tidak bisa dikejar lagi, sebuah kerugian yang abadi, dan kesengsaraan selama-lamanya. Sungguh dia telah merugikan jiwanya yang mulia yang seharusnya dia bisa meraih kebahagiaan yang abadi dengannya. Namun dia melewat-kan kenikmatan yang abadi ini bagi dirinya di sisi Rabb Yang Mahamulia. ﴾ فِي جَهَنَّمَ خَٰلِدُونَ ﴿ "Mereka kekal di dalam Neraka Jahanam." Mereka tidak bisa beranjak keluar darinya selamanya. Ancaman ini, –seperti yang sudah kami terangkan– hanyalah tertuju kepada orang-orang yang dosa-dosanya telah meliputi segala kebaikannya, dan hal itu tidak terjadi kecuali pada orang kafir. Atas dasar ini, mereka tidak menjalani perhitungan amalan sebagaimana orang-orang (pada umumnya) yang kebaikan dan kejelekannya ditim-bang. Sebab, sungguh tidak ada kebaikan pun bagi mereka. Akan tetapi, amalan mereka diperhitungkan dan dibilang, lalu mereka ditempatkan di hadapannya, tujuannya untuk dimintai pengakuan dan dihinakan dengannya. Adapun orang-orang yang masih mempunyai dasar keimanan, namun amalan-amalan buruknya begitu banyak, hingga menga-lahkan timbangan amalan kebaikannya, maka dia meskipun masuk ke dalam neraka, tidak akan kekal di dalamnya, sebagaimana di-tunjukkan oleh dalil-dalil al-Kitab dan as-Sunnah.
Tindakan ayat