Ar-Risalah

الفرقان

Al-Furqaan (Pembeza Kebenaran dan Kebatilan)

77 ayatMakkiyahJuz 18

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 21

    ۞ وَقَالَ ٱلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَآءَنَا لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ أَوْ نَرَىٰ رَبَّنَا ۗ لَقَدِ ٱسْتَكْبَرُوا۟ فِىٓ أَنفُسِهِمْ وَعَتَوْ عُتُوًّا كَبِيرًا

    21. Dan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami (di akhirat) berkata, "Mengapa bukan para malaikat yang diturunkan kepada kita atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?” Sungguh, mereka telah menyombongkan diri mereka dan benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman).

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 21

    (21) Orang-orang yang mendustakan para rasul, yaitu yang mendustakan janji Allah dan ancamanNya, yang di dalam hati me-reka tidak ada rasa takut terhadap ancaman dan tidak mengharap pertemuan dengan sang Pencipta berkata, ﴾ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡنَا ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ أَوۡ نَرَىٰ رَبَّنَاۗ ﴿ "Mengapakah tidak diturunkan kepada kita malaikat, atau kita melihat Rabb kita," maksudnya mengapa para malaikat tidak turun untuk memberikan kesaksian bagimu atas kerasulanmu dan memberikan dukungan kepadamu atasnya, atau mereka turun sebagai rasul-rasul khusus, atau kita langsung melihat Tuhan, agar Dia berbicara kepada kita dan mengatakan, 'Ini adalah utusanKu, maka ikutilah dia!" Ini adalah tindakan menentang Rasul dengan sesuatu yang bukan penentang, akan tetapi ia merupakan kesombongan, keang-kuhan, dan kecongkakan. ﴾ لَقَدِ ٱسۡتَكۡبَرُواْ فِيٓ أَنفُسِهِمۡ ﴿ "Sungguh mereka menganggap besar diri mereka," di mana mereka mengajukan usulan ini dan telah lancang melakukan tindakan yang sangat tidak sopan ini. Siapa kalian wahai si kaum fakir, wahai si kaum hina, hingga kalian (berani-beraninya) meminta melihat Allah dan kalian beranggapan bahwa kebenaran dan kepastian kerasulan itu sangat tergantung kepada hal yang demikian? Sungguh, kesombongan apalagi yang lebih besar dari ini? ﴾ وَعَتَوۡ عُتُوّٗا كَبِيرٗا ﴿ "Dan mereka benar-benar sangat melampaui batas." Maksudnya, mereka bersikap keras hati dan beku terhadap kebe-naran dengan sekeras-kerasnya. Hati mereka lebih keras daripada batu, atau lebih liat daripada besi, sama sekali tidak mau lunak ter-hadap kebenaran dan tidak mau mendengar (nasihat) orang-orang yang memberi nasihat. Maka dari itu nasihat dan peringatan sama sekali tidak membekas pada mereka, dan mereka tidak mau meng-ikuti kebenaran ketika seorang pemberi peringatan datang kepada mereka, bahkan mereka menghadapi manusia yang paling jujur dan paling tulus, dan ayat-ayat Allah yang sangat jelas dengan sikap berpaling dan mendustakan [serta menentang]. Keangkuhan apalagi yang lebih besar daripada keangkuhan semacam ini? Maka dari itu, amal perbuatan mereka batal (hangus) dan sirna, dan mereka merugi dengan kerugian yang paling besar [dan terhalang sepenuhnya dari kebaikan].

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 21 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAsy-Syu’araa (Para Penyair)الشعراء

Laporkan kesalahan

Lainnya