الفرقان
Al-Furqaan (Pembeza Kebenaran dan Kebatilan)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 22
يَوْمَ يَرَوْنَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ لَا بُشْرَىٰ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُجْرِمِينَ وَيَقُولُونَ حِجْرًا مَّحْجُورًا
22. (Ingatlah) pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, "Ḥijran maḥjūrā.” [574]
Catatan kaki
[574]. Ini suatu ungkapan yang biasa diucapkan oleh orang Arab ketika menemui musuh yang tidak dapat dielakkan lagi, atau ditimpa suatu bencana yang tidak dapat dihindari. Ungkapan ini berarti, “semoga Allah menghindarkan bahaya ini dari saya.”
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 22
(22) ﴾ يَوۡمَ يَرَوۡنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ ﴿ "Pada hari mereka melihat malaikat" [yang mereka usulkan kedatangannya], ﴾ لَا بُشۡرَىٰ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُجۡرِمِينَ ﴿ "di hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa." Sebab, tidaklah me-reka melihatnya (beserta bergelimangnya dosa dan keras kepala) melainkan (pasti) untuk menyiksa mereka dan menimpakan azab terhadap mereka. Yang paling awal adalah pada saat kematian, di mana saat itu para malaikat turun kepada mereka. Allah سبحانه وتعالى telah berfirman, ﴾ وَلَوۡ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلظَّٰلِمُونَ فِي غَمَرَٰتِ ٱلۡمَوۡتِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ بَاسِطُوٓاْ أَيۡدِيهِمۡ أَخۡرِجُوٓاْ أَنفُسَكُمُۖ ٱلۡيَوۡمَ تُجۡزَوۡنَ عَذَابَ ٱلۡهُونِ بِمَا كُنتُمۡ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ غَيۡرَ ٱلۡحَقِّ وَكُنتُمۡ عَنۡ ءَايَٰتِهِۦ تَسۡتَكۡبِرُونَ 93 ﴿ "Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zhalim berada dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata), 'Keluarkan-lah nyawamu. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang menghina-kan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar, dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya'." (Al-An'am: 93). Kemudian di dalam kubur, di saat Munkar dan Nakir men-datangi mereka, lalu menanyakan kepada mereka tentang tuhan, nabi, dan agama mereka. Maka pada saat itu mereka tidak bisa memberikan jawaban yang dapat menyelamatkan mereka, sehing-ga azab pun menimpa mereka dan rahmat Allah sirna dari mereka. Kemudian pada Hari Kiamat kelak, saat mereka digiring oleh para malaikat ke neraka, kemudian menyerahkannya kepada para malaikat petugas Jahanam yang bertugas menyiksa mereka dan langsung menghukum mereka. Inilah yang dahulu mereka usulkan, dan inilah yang dahulu mereka minta, jika mereka tetap dalam kejahatan (dosa), mereka pasti melihatnya dan menjumpainya, maka barulah saat itu mereka mencari perlindungan dari azab malaikat dan lari, namun mereka sama sekali tidak menemukan tempat pelarian. ﴾ وَيَقُولُونَ حِجۡرٗا مَّحۡجُورٗا ﴿ "Dan mereka berkata, 'Hijran Mahjura'." ﴾ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ إِنِ ٱسۡتَطَعۡتُمۡ أَن تَنفُذُواْ مِنۡ أَقۡطَارِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ فَٱنفُذُواْۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلۡطَٰنٖ 33 ﴿ "Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan." (Ar-Rahman: 33).
Tindakan ayat