Ar-Risalah

الفرقان

Al-Furqaan (Pembeza Kebenaran dan Kebatilan)

77 ayatMakkiyahJuz 18

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 32

    وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱلْقُرْءَانُ جُمْلَةً وَٰحِدَةً ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِۦ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلْنَـٰهُ تَرْتِيلًا

    32. Dan orang-orang kafir berkata, "Mengapa Al-Qur`ān itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus?” Demikianlah,[578] agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan dan benar).

    Catatan kaki

    [578]. Al-Qur`ān itu tidak diturunkan sekaligus, tetapi diturunkan secara berangsur-angsur agar hati Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menjadi kuat dan kokoh.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 32

    (32) "Ini sebagian dari sederet usulan-usulan kaum kafir yang dibisikkan oleh jiwa mereka, maka mereka berkata, ﴾ لَوۡلَا نُزِّلَ عَلَيۡهِ ٱلۡقُرۡءَانُ جُمۡلَةٗ وَٰحِدَةٗۚ ﴿ "Mengapa al-Qur`an itu tidak diturunkan kepada-nya sekali turun saja?" Maksudnya, sebagaimana kitab-kitab suci sebelumnya diturunkan. Apa salahnya kalau ia diturunkan seperti itu? Bahkan turunnya (secara bertahap) seperti itu lebih sempurna dan lebih baik. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ كَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," Kami menurunkannya secara berangsur-angsur, ﴾ لِنُثَبِّتَ بِهِۦ فُؤَادَكَۖ ﴿ "supaya Kami memperkuat hatimu dengannya," sebab setiap kali bagian dari al-Qur`an turun kepadanya, maka dia makin bertambah tenang dan kokoh pendiriannya, terutama di saat adanya faktor-faktor penyebab kegelisahan. Karena sesung-guhnya turunnya al-Qur`an pada saat terjadinya moment (pen-ting) itu menjadi penawar yang sangat luar biasa dan menjadi peneguh hati yang sangat efektif daripada kalau ia telah ditu-runkan sebelumnya, kemudian mengingatnya ketika terjadi asbab nuzulnya. ﴾ وَرَتَّلۡنَٰهُ تَرۡتِيلٗا ﴿ "Dan Kami membacakannya secara tartil," maksudnya, Kami menurunkannya kepadamu dengan pelan dan secara bertahap. Ini semua menunjukkan pada perhatian Allah سبحانه وتعالى terhadap kitabNya, yaitu al-Qur`an dan terhadap RasulNya, yaitu Muhammad a, di mana Dia menjadikan penurunan kitabNya sesuai dengan kondisi Rasulullah dan kemaslahatan agama.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 32 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAsy-Syu’araa (Para Penyair)الشعراء

Laporkan kesalahan

Lainnya