الفرقان
Al-Furqaan (Pembeza Kebenaran dan Kebatilan)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 7
وَقَالُوا۟ مَالِ هَـٰذَا ٱلرَّسُولِ يَأْكُلُ ٱلطَّعَامَ وَيَمْشِى فِى ٱلْأَسْوَاقِ ۙ لَوْلَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مَلَكٌ فَيَكُونَ مَعَهُۥ نَذِيرًا
7. Dan mereka berkata, "Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia,
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 7
(7) Ini bagian dari celotehan kaum yang mendustakan Rasulullah, [yang dengannya] mereka mencela risalahnya, yaitu: Mereka menolaknya dengan (mengatakan:) kenapa dia (rasul itu) bukan seorang malaikat, atau seorang raja atau dibantu oleh malai-kat, seraya berkata, ﴾ مَالِ هَٰذَا ٱلرَّسُولِ ﴿ "Mengapa Rasul ini," maksudnya mengapa orang yang mengklaim sebagai rasul ini, sebagai ung-kapan ejekan dan perolok-olokan mereka, ﴾ يَأۡكُلُ ٱلطَّعَامَ ﴿ "memakan makanan," padahal ini merupakan salah satu ciri manusia biasa. Kenapa dia bukan seorang malaikat yang tidak makan makanan dan tidak butuh kepada segala sesuatu yang dibutuhkan oleh ma-nusia, ﴾ وَيَمۡشِي فِي ٱلۡأَسۡوَاقِ ﴿ "dan berjalan di pasar-pasar," untuk berjual beli. Ini semua, menurut klaim mereka tidak pantas terjadi pada orang yang menjadi seorang rasul. Padahal Allah سبحانه وتعالى telah berfirman, ﴾ وَمَآ أَرۡسَلۡنَا قَبۡلَكَ مِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ إِلَّآ إِنَّهُمۡ لَيَأۡكُلُونَ ٱلطَّعَامَ وَيَمۡشُونَ فِي ٱلۡأَسۡوَاقِۗ ﴿ "Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar." (Al-Furqan: 20). ﴾ لَوۡلَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مَلَكٞ ﴿ "Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat," maksudnya, kenapa dia tidak diturunkan bersama se-orang malaikat yang membantu dan menolongnya, ﴾ فَيَكُونَ مَعَهُۥ نَذِيرًا ﴿ "agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-samanya," menurut anggapan mereka, dia tidak cukup (memadai) untuk mengemban kerasulan, dan bukan pada taraf kemampuan dan kekuatannya untuk menjalankan tugas kerasulan itu.
Tindakan ayat