Ar-Risalah

الشعراء

Asy-Syu’araa (Para Penyair)

227 ayatMakkiyahJuz 19

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 11

    قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ

    11. (yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?”

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 10 - 11

    Allah سبحانه وتعالى mengulangi kisah Nabi Musa dan mendua kalikan-nya di dalam al-Qur`an yang mana Dia tidak mendua kalikan selainnya. Hal itu karena kisah tersebut mengandung beberapa hikmah dan pelajaran. Dan di dalamnya terdapat berita tentang nabiNya bersama orang-orang yang zhalim dan orang-orang yang beriman. Dia adalah pembawa Syariat agung dan pembawa kitab Taurat yang merupakan kitab suci termulia setelah al-Qur`an, seraya berfirman,

    (10-11) Dan ingatlah keadaan yang sangat mulia pada waktu Allah menyeru Nabi Musa saat Dia berbicara langsung ke-padanya, mengangkatnya sebagai nabi dan mengutusnya, seraya berfirman, ﴾ أَنِ ٱئۡتِ ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Datangilah kaum yang zhalim itu," yaitu orang-orang yang menyombongkan diri di muka bumi ini dan semena-mena terhadap para penghuninya, dan pembesar mereka mengklaim sebagai tuhan ﴾ قَوۡمَ فِرۡعَوۡنَۚ أَلَا يَتَّقُونَ ﴿ "(yaitu) kaum Fir'aun, 'Mengapa mereka tidak bertakwa?'" Maksudnya, katakan kepada mereka dengan perkataan yang lembut dan ungkapan yang lunak: Mengapa kalian tidak bertakwa kepada Allah yang telah mencipta-kan kalian dan memberi kalian rizki, kemudian kalian meninggal-kan kekafiran yang kalian anut.

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 11 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAn-Naml (Semut)النمل

Laporkan kesalahan

Lainnya