Ar-Risalah

الشعراء

Asy-Syu’araa (Para Penyair)

227 ayatMakkiyahJuz 19

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 208

    وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ

    208. Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 208 - 209

    (208-209) Allah سبحانه وتعالى memberitakan tentang kesempurnaan keadilanNya dalam membinasakan orang-orang yang mendusta-kan itu, dan bahwa Dia sekali-kali tidak menimpakan suatu kebi-nasaan dan azab pun pada suatu negeri melainkan setelah mereka tidak punya alasan dan setelah diutusnya para pemberi peringatan (para rasul) kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang sangat jelas (mukjizat), lalu menyeru mereka kepada hidayah, me-larang mereka dari kesesatan dan mengingatkan mereka dengan ayat-ayat Allah, serta mengingatkan mereka terhadap pemberian hari-hariNya di dalam kenikmatan dan ancamanNya; ﴾ ذِكۡرَىٰ ﴿ "untuk menjadi peringatan," bagi mereka dan penegakan hujjah terhadap mereka, ﴾ وَمَا كُنَّا ظَٰلِمِينَ ﴿ "Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zhalim." Maka Kami tidak membinasakan negeri-negeri sebelum Kami memberi mereka peringatan, dan Kami tidak menghukum mereka sedangkan mereka kosong dari para pemberi peringatan, sebagai-mana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat yang lain, ﴾ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبۡعَثَ رَسُولٗا 15 ﴿ "Dan tidaklah Kami menyiksa (suatu kaum) sehingga Kami meng-utus seorang Rasul." (Al-Isra`: 15). Dan FirmanNya, ﴾ رُّسُلٗا مُّبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى ٱللَّهِ حُجَّةُۢ بَعۡدَ ٱلرُّسُلِۚ ﴿ "(Mereka Kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu." (An-Nisa`: 165).

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 208 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAn-Naml (Semut)النمل

Laporkan kesalahan

Lainnya