الشعراء
Asy-Syu’araa (Para Penyair)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 37
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍ
37. niscaya mereka akan mendatangkan semua penyihir yang pandai kepadamu.
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 34 - 37
(34-37) ﴾ قَالَ ﴿ "Berkatalah" Fir'aun ﴾ لِلۡمَلَإِ حَوۡلَهُۥٓ ﴿ "kepada pembe-sar-pembesar di sekelilingnya," menentang kebenaran dan orang yang membawanya, ﴾ إِنَّ هَٰذَا لَسَٰحِرٌ عَلِيمٞ 34 يُرِيدُ أَن يُخۡرِجَكُم مِّنۡ أَرۡضِكُم ﴿ "Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, dia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri." Dia memperdaya mereka karena Fir'aun tahu kerendahan akal mereka, bahwa ini (yang diperlihatkan oleh Musa) termasuk dari jenis yang dilakukan oleh para tukang sihir, sebab sudah menjadi suatu ketetapan di kalangan mereka bahwa para tukang sihir itu datang dengan membawa berbagai keanehan yang tidak mampu dilakukan oleh orang awam; dan Fir'aun mena-kut-nakuti mereka bahwa tujuan Musa dengan sihirnya ini adalah agar bisa mengeluarkan mereka dari tanah air mereka, agar me-reka sungguh-sungguh dan berupaya maksimal dalam memusuhi orang yang hendak mengusir dan menjauhkan mereka dari anak-anak dan kampung halaman mereka. ﴾ فَمَاذَا تَأۡمُرُونَ ﴿ "Maka karena itu, apakah yang kamu anjurkan" untuk kita lakukan? ﴾ قَالُوٓاْ أَرۡجِهۡ وَأَخَاهُ ﴿ "Mereka menjawab, 'Tundalah (urusan) dia dan saudaranya'." Maksud-nya, tangguhkanlah keduanya, ﴾ وَٱبۡعَثۡ فِي ٱلۡمَدَآئِنِ حَٰشِرِينَ ﴿ "dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan." Maksudnya, orang-orang yang mengumpulkan masyarakat, sehingga mereka datang [dalam keadaan berkumpul] ﴾ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٖ ﴿ "bersama semua ahli sihir yang pandai." Maksudnya, kirimlah ke seluruh kota (yang merupakan pusat-pusat ilmu dan kantong-kantong para tukang sihir) orang yang mengumpulkan setiap tukang sihir yang mahir lagi menguasai sihirnya, sebab tukang sihir harus dihadapi dengan sihir yang sejenis dengan sihirnya. Ini merupakan sebagian dari kelembutan Allah, yaitu Dia memperlihatkan kepada hamba-hambaNya kepalsuan sesuatu yang diperdayakan oleh Fir'aun jahil nan sesat lagi menyesatkan ini, yaitu tuduhannya bahwa sesuatu yang dibawa oleh Musa itu adalah sihir. Allah menakdirkan mereka untuk menghimpun tu-kang-tukang sihir kawakan agar terlaksana suatu majelis (perte-muan) di hadapan masyarakat yang berjumlah banyak sehingga kebenaran tampak mengungguli kebatilan, dan pada gilirannya orang-orang yang berilmu dan orang-orang ahli sihir mengakui kebenaran ajaran yang dibawa oleh Musa, dan bahwa dia bukan tukang sihir.
Tindakan ayat