Ar-Risalah

النمل

An-Naml (Semut)

93 ayatMakkiyahJuz 19

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 32

    قَالَتْ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلْمَلَؤُا۟ أَفْتُونِى فِىٓ أَمْرِى مَا كُنتُ قَاطِعَةً أَمْرًا حَتَّىٰ تَشْهَدُونِ

    32. Dia (Balqis) berkata, "Wahai para pembesar! Berilah aku pertimbangan dalam perkaraku (ini). Aku tidak pernah memutuskan suatu perkara sebelum kamu hadir dalam majelis(ku).”

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 32 - 33

    (32-33) Di antara hal yang menunjukkan ketegasan dan kematangan akal si ratu itu adalah dia segera mengumpulkan para tokoh kerajaannya dan para pembesar negaranya, lalu berkata, ﴾ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡمَلَؤُاْ أَفۡتُونِي فِيٓ أَمۡرِي ﴿ "Hai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini)." Maksudnya, sampaikan kepadaku apa yang akan kita jawabkan kepadanya?! Apakah kita masuk saja pada kekuasa-annya, kita tunduk, atau apa yang harus kita lakukan?! ﴾ مَا كُنتُ قَاطِعَةً أَمۡرًا حَتَّىٰ تَشۡهَدُونِ ﴿ "Aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sehingga kalian hadir dalam majelisku." Maksudnya, aku sekali-kali tidak bersikap diktator dalam suatu perkara tanpa melibatkan pendapat dan musyawarah kalian. ﴾ قَالُواْ نَحۡنُ أُوْلُواْ قُوَّةٖ وَأُوْلُواْ بَأۡسٖ شَدِيدٖ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat'," maksudnya, kalau engkau menolak perka-taannya dan engkau tidak mau tunduk kepadanya, maka sesung-guhnya kami adalah orang-orang yang kuat dalam peperangan. Nampaknya mereka lebih condong kepada pendapat yang terakhir ini yang kalau saja terjadi, maka ia akan menjadi kebinasaan me-reka. Akan tetapi mereka juga tidak begitu mantap padanya, maka mereka mengatakan, ﴾ وَٱلۡأَمۡرُ إِلَيۡكِ ﴿ "Dan keputusan berada di tanganmu," maksudnya, keputusannya adalah keputusanmu. Hal ini disebab-kan mereka tahu kecerdasan akalnya, ketegasannya dan ketulusan-nya kepada mereka. ﴾ فَٱنظُرِي ﴿ "Maka pertimbangkanlah," dengan per-timbangan akal pikiran, ﴾ مَاذَا تَأۡمُرِينَ ﴿ "apa yang akan kamu perintahkan."

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 32 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAl-Qasas (Cerita-cerita)القصص

Laporkan kesalahan

Lainnya