القصص
Al-Qasas (Cerita-cerita)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 23
وَلَمَّا وَرَدَ مَآءَ مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِّنَ ٱلنَّاسِ يَسْقُونَ وَوَجَدَ مِن دُونِهِمُ ٱمْرَأَتَيْنِ تَذُودَانِ ۖ قَالَ مَا خَطْبُكُمَا ۖ قَالَتَا لَا نَسْقِى حَتَّىٰ يُصْدِرَ ٱلرِّعَآءُ ۖ وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ
23. Dan ketika dia sampai di sumber air negeri Madyan, dia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang memberi minum (ternaknya), dan dia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang perempuan sedang menghambat (ternaknya). Dia (Musa) berkata, "Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?” Kedua (perempuan) itu menjawab, “Kami tidak dapat memberi minum (ternak kami), sebelum penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya), sedang ayah kami adalah orang tua yang telah lanjut usianya.”
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 23
(23) ﴾ وَلَمَّا وَرَدَ مَآءَ مَدۡيَنَ وَجَدَ عَلَيۡهِ أُمَّةٗ مِّنَ ٱلنَّاسِ يَسۡقُونَ ﴿ "Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan, dia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan" ternaknya. Penduduk Madyan ini adalah masyarakat peternak hewan yang sangat banyak, ﴾ وَوَجَدَ مِن دُونِهِمُ ﴿ "dan dia menjumpai di belakang orang banyak itu," di belakang sekumpulan orang itu, ﴾ ٱمۡرَأَتَيۡنِ تَذُودَانِۖ ﴿ "dua orang wanita yang sedang menghambat," domba-dombanya agar tidak mendekat kepada keru-munan orang banyak itu, karena keduanya merasa tidak mampu untuk berdesakan dengan kaum lelaki, dan karena kaum lelaki itu bakhil dan tidak mempunyai kepribadian baik (jiwa sosialnya) untuk membiarkan keduanya memberi minum hewan ternaknya. ﴾ قَالَ ﴿ "Musa berkata" kepada kedua gadis itu, ﴾ مَا خَطۡبُكُمَاۖ ﴿ "Apakah maksudmu berdua?" Maksudnya, bagaimana kalian dengan kondisi seperti ini? ﴾ قَالَتَا لَا نَسۡقِي حَتَّىٰ يُصۡدِرَ ٱلرِّعَآءُۖ ﴿ "Kedua wanita menjawab, 'Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sehingga penggembala-peng-gembala itu memulangkan (ternaknya)'." Maksudnya, sudah menjadi kebiasaan bahwa kami tidak mungkin dapat meminumkan ternak sehingga para penggembala memulangkan ternak-ternaknya, lalu apabila keadaan sudah lengang, barulah kami meminumkan, ﴾ وَأَبُونَا شَيۡخٞ كَبِيرٞ ﴿ "sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umur-nya," maksudnya, sudah tidak mempunyai kekuatan untuk memi-numkan ternaknya, dan kami pun tidak mempunyai daya untuk melakukannya dan kami juga tidak mempunyai orang laki-laki yang bisa berdesakan dengan para penggembala.
Tindakan ayat