العنكبوت
Al-‘Ankabut (Labah-labah)
Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal
Pengaturan membaca
Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com
- 40
فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنۢبِهِۦ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ ٱلصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ ٱلْأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَـٰكِن كَانُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
40. Maka masing-masing (mereka itu) Kami azab karena dosa-dosanya, di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil, ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan ada pula yang Kami tenggelamkan. Allah sama sekali tidak hendak menzalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.
Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)
Mencakup ayat 40
(40) ﴾ فَكُلًّا ﴿ "Maka masing-masing" dari mereka, yaitu umat-umat yang mendustakan itu, ﴾ أَخَذۡنَا بِذَنۢبِهِۦۖ ﴿ "Kami siksa disebabkan dosanya," sesuai dengan kadarnya, dan dengan hukuman yang setimpal dengannya, ﴾ فَمِنۡهُم مَّنۡ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِ حَاصِبٗا ﴿ "maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil," yakni: Azab yang memberikan hujan batu kepada mereka, seperti halnya kaum 'Ad ketika Allah mengirimkan, ﴾ عَلَيۡهِمُ ٱلرِّيحَ ٱلۡعَقِيمَ 41 ﴿ "kepada mereka angin yang membinasakan." (Adz-Dzariyat: 41), dan ﴾ سَخَّرَهَا عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومٗاۖ فَتَرَى ٱلۡقَوۡمَ فِيهَا صَرۡعَىٰ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٖ 7 ﴿ "yang menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kamu 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk)." (Al-Haqqah: 7). ﴾ وَمِنۡهُم مَّنۡ أَخَذَتۡهُ ٱلصَّيۡحَةُ ﴿ "Dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur" seperti kaum Shaleh,﴾ وَمِنۡهُم مَّنۡ خَسَفۡنَا بِهِ ٱلۡأَرۡضَ ﴿ "dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi," seperti Qarun, ﴾ وَمِنۡهُم مَّنۡ أَغۡرَقۡنَاۚ ﴿ "dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan" seperti Fir'aun dan Haman beserta para bala tentaranya, ﴾ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظۡلِمَهُمۡ ﴿ "dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka," maksudnya, tidak pantas dan tidak layak bagi Allah سبحانه وتعالى untuk menzhalimi mereka, sebab kesempurnaan sifat adilNya dan ketidakbutuhanNya kepada seluruh makhluk,﴾ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ﴿ "akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri," mereka telah menghalangi jiwa dari haknya yang sedang ia inginkan. Sebab, sesungguhnya jiwa diciptakan untuk beribadah hanya kepada Allah semata. Sementara mereka telah menempatkan jiwa mereka bukan pada tempatnya dan telah menyibukkannya dengan berbagai syahwat dan kemaksiatan, sehingga mereka benar-benar telah membahayakannya sejauh-jauhnya di mana mereka mengira bahwa mereka menyelamatkannya.
Tindakan ayat