Ar-Risalah

العنكبوت

Al-‘Ankabut (Labah-labah)

69 ayatMakkiyahJuz 20

Mahmud khalil al hushariyHafsh dari 'Ashim - Murattal

Pengaturan membaca

Panduan warna tajwid

Nama, contoh, dan pola garis bawah membantu mengenali kaidah selain warna. Contoh diambil dari teks Al-Qur’an yang diterbitkan.

Gunnah
وَمِمَّا2:3
Ikhfa
يُنفِقُونَ2:3
Idgam
هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ2:2
Iklab
أَلِيمٌۢ بِمَا2:10
Qalqalah (pantulan)
رَزَقْنَـٰهُمْ2:3
Mad: 2 harakat
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Mad: 2, 4, atau 6 harakat
ٱلرَّحِيمِ1:1
Mad: 4 atau 5 harakat
بِمَآ2:4
Mad: 6 harakat
ٱلضَّآلِّينَ1:7
Hamzah wasal
ٱللَّهِ1:1
Lam syamsiah
ٱلرَّحْمَـٰنِ1:1
Huruf tidak dibaca
ٱلصَّلَوٰةَ2:3

Tajweed annotations: cpfair/quran-tajweed (CC BY 4.0), built from ReciteQuran.com and the Dar al-Maarifah tajweed masahif; offsets adapted to the current Tanzil text.

Indonesian Translation - Sabiq Company. Versi: 1.1.3. Terakhir diperbarui: 2025-06-02. QuranEnc.com

  1. 48

    وَمَا كُنتَ تَتْلُوا۟ مِن قَبْلِهِۦ مِن كِتَـٰبٍ وَلَا تَخُطُّهُۥ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًا لَّٱرْتَابَ ٱلْمُبْطِلُونَ

    48. Dan engkau (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu kitab sebelum (Al-Qur`ān) dan engkau tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu; sekiranya (engkau pernah membaca dan menulis), niscaya ragu orang-orang yang mengingkarinya.

    Tafsir As-Sa’di (Bahasa Indonesia)

    Mencakup ayat 48

    (48) Maka dari itu Dia berfirman, ﴾ وَمَا كُنتَ تَتۡلُواْ ﴿ "Dan kamu (wahai Muhammad) tidak pernah mentilawah" maksudnya, membaca ﴾ مِن قَبۡلِهِۦ مِن كِتَٰبٖ وَلَا تَخُطُّهُۥ بِيَمِينِكَۖ إِذٗا ﴿ "sebelumnya suatu Kitab pun dan kamu tidak pernah menulis suatu Kitab pun dengan tangan kananmu; andai-kata demikian," andaikata kamu seperti demikian keadaannya, ﴾ لَّٱرۡتَابَ ٱلۡمُبۡطِلُونَ ﴿ "benar-benar ragulah orang yang mengingkari," pasti mereka mengatakan, "Muhammad telah mempelajarinya dari kitab-kitab terdahulu, atau mengutipnya dari sana." Namun kenyataannya, sungguh telah diturunkan kepada hatimu sebuah Kitab yang sangat mulia, yang dapat kamu gunakan untuk menantang para ahli sastra Arab yang mempunyai retorika yang sangat tinggi, lagi menjadi musuh yang sangat memusuhi, agar mereka mendatang-kan kitab yang semisal dengannya, atau satu surat yang semisal dengannya, lalu mereka tidak mampu sama sekali untuk melaku-kannya, bahkan jiwa mereka sama sekali tidak membisikkan kepada mereka untuk menantangnya, karena mereka tahu retorika dan kefasihan al-Qur`an ini, dan mereka tahu bahwa perkataan seorang manusia tidak akan pernah bisa menandinginya, atau mirip dengan-nya. Maka dari itu, Dia berfirman,

    Tafsir As-Sa’di, Bahasa Indonesia v1.0.0, QuranEnc.com

    Tindakan ayat
    Buka halaman ayat 48 Periksa bacaan saya: Eksperimental
    Catatan pribadi

Baca tafsir

Surah berikutnyaAr-Rum (Bangsa Rom)الروم

Laporkan kesalahan

Lainnya